Konflik Rusia Vs Ukraina
Peringatannya Tak Digubris, Rusia Kembali Ultimatum Pasukan Ukraina di Pabrik Baja Mariupol
Rusia kembali memberikan ultimatum bagi pasukan Ukraina di Mariupol yang diketahui berlindung di pabrik baja Azovtal.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
Justin Crump, seorang ahli militer di konsultan keamanan Sybilline, mengatakan bahwa mungkin ada 500 hingga 800 tentara Ukraina yang bertahan di kota itu.
"(Pabrik baja Azovtal-red) memiliki bunker nuklir, terowongan, dibangun untuk bertahan dari konflik nuklir, mereka benar-benar siap untuk pertahanan," ujar Crump.
"Mereka memiliki waktu lebih dari 50 hari untuk membentengi dan membangun rute pelarian."
"Saya menduga bahwa kecuali mereka dimusnahkan, mereka akan berada di sana untuk waktu yang lama. Dapat dipercaya bahwa akan ada perlawanan gerilya."
Tak hanya pasukan Ukraina, sekitar 1.000 orang dilaporkan bersembunyi di tempat perlindungan bawah tanah di bawah pabrik baja Azovstal.
Dewan kota Mariupol mengabarkan melalui Telegram, bahwa sebagian besar warga sipil adalah wanita dengan anak-anak dan orang tua.
Disebutkan juga bahwa Rusia telah menjatuhkan bom berat ke pabrik yang dikuasai Ukraina itu.
Dilansir Republiceworld.com, Anton Gerashchenko, mantan wakil menteri di Menteri Dalam Negeri Ukraina, buka suara mengenai serangan terkait.
Ia mengklaim bahwa pasukan Rusia berencana untuk menyerang pabrik metalurgi Azovstal menggunakan bom berat FAB-1000 dan FAB-3000.
Bom tersebut digunakan untuk menghancurkan struktur kokoh pabrik metalurgi Azovstal.
Menurut Gerashchenko, bom yang berbobot sekitar 1 hingga 3 ton ini dirancang untuk menembus benteng beton.
Dia menyoroti bahwa pasukan Ukraina dan keluarga tentara tinggal di Azovstal.
Selain itu, Azovstal menampung ratusan warga sipil termasuk anak-anak dan orang tua.
Dia menekankan bahwa orang-orang ini tidak dapat dievakuasi pada saat ini.
Sementara, Ukraina telah menuntut agar pasukan Rusia membuka koridor kemanusiaan dari Mariupol untuk mengizinkan warga sipil dan tentara Ukraina yang terluka pergi, tetapi tidak ada evakuasi skala besar yang dilakukan selama beberapa minggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/pabrik-baja-azovtal-yang-terletak-di-mariupol-ukraina.jpg)