Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Percakapan Komandan Rusia Bocor, Terungkap Adanya Perpecahan di Badan Militer Putin

Sebuah rekaman suara beredar memperdengarkan seorang komandan Rusia yang sedang memarahi bawahannya.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Capture YouTube news.com.au
Ilustrasi tentara Rusia. Rekaman percakapan komandan Rusia dan bawahannya bocor, Kamis (31/3/2022). 

Adapun rekaman audio tersebut dirilis di saluran Popular Politics yang memiliki kaitan dengan pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny.

Baca juga: Ukraina Dituduh Pakai 2 Helikopter Serang Depot Minyak di Rusia

Baca juga: Tentara Rusia Kabur Bawa Truk Tinggalkan Teman-temannya, Videonya Ditertawakan Pasukan Ukraina

Rusia Sebut Terjadi Perang Informasi

Sebelumnya, pada Rabu (16/3/2022) sebuah gedung teater di Mariupol, Ukraina yang difungsikan sebagai tempat penampungan warga sipil hancur seusai dibombardir.

Pemerintah Ukraina menyebut serangan dilakukan oleh pesawat tempur Rusia.

Sementara itu pemerintah Rusia tegas membantah telah melakukan serangan ke gedung teater tersebut.

Dikutip TribunWow.com dari Sky News, bantahan ini disampaikan oleh duta besar pemerintah Rusia untuk Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Vasily Nebenzya.

"Perang informasi sedang terjadi dalam skala yang lebih besar dibanding perang fisik," ujar Nebenzya.

Menurut Nebenzya siapa yang memenangkan perang informasi maka akan memenangkan peran secara keseluruhan.

Nebenzya lalu menyampaikan berdasarkan keterangan para warga sipil yang telah lebih dulu mengungsi keluar dari Mariupol, ada keterlibatan batalion Azov yang menyandera para warga sipil.

Nebenzya juga mengungkit bahwa pemerintah Rusia telah menyadari ada tulisan 'anak-anak' di luar gedung teater di Mariupol.

Seluruh pasukan militer Rusia telah diberitahu bahwa gedung teater tersebut adalah tempat yang dipenuhi warga sipil.

"Tidak pernah dijadikan target serangan," kata Nebenzya.

Nebenzya menyebut, pihak yang harus bertanggungjawab dalam hal ini adalah kelompok ultra nasionalis Ukraina batalion Azov.

Keterangan serupa disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.

"Jelas ini adalah kebohongan. Semuanya tahu bahwa pasukan militer Rusia tidak membombardir kota. Tidak peduli seberapa banyak video yang disebar oleh struktur NATO dan berapa banyak foto dan video klip bohong disebar, kebenaran akan terungkap," jelas Zakharova. (TribunWow.com/Via/Anung)

Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina

Halaman 3/3
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr Zelensky
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved