Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Ukraina Dituduh Pakai 2 Helikopter Serang Depot Minyak di Rusia

Pemerintah Rusia menuding Ukraina bertanggung jawab atas serangan yang mengincar sebuah depot minyak di Kota Belgorod, Rusia.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Twitter/@nexta_tv
Video depot minyak di Belgorod, Rusia yang disebut diserang oleh pasukan Ukraina, Jumat (1/4/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Pemerintah Rusia menyebut Ukraina menjadi dalang atas serangan yang terjadi di Belgorod, pada Jumat (1/4/2022).

Tudingan ini disampaikan oleh gubernur daerah Belgorod, Vyacheslav Gladkov.

Lewat akun Telegramnya, Gladkov menjelaskan bagaimana depot minyak yang ada di Belgorod mengalami kerusakan dan terbakar seusai diserang oleh dua helikopter milik Ukraina.

Baca juga: Tentara Rusia Kabur Bawa Truk Tinggalkan Teman-temannya, Videonya Ditertawakan Pasukan Ukraina

Baca juga: Aksi Nyeleneh Trump Selama Konflik Rusia-Ukraina, Usul Adu Domba hingga Minta Putin Buka Aib Biden

Dikutip TribunWow.com dari bbc.com, Gladkov mengatakan ada dua warga terluka akibat serangan tersebut.

Setelah terjadi serangan, warga di sekitar depot minyak langsung dievakuasi sementara itu petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api.

Belgorod sendiri terletak di sebelah utara perbatasan Rusia dan Ukraina.

Sementara itu Ukraina tidak menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Media asal Belarus, Nexta turut mengunggah sebuah video menampilkan kondisi depot minyak di Belgorod seusai serangan terjadi.

Tampak dalam video itu asap membumbung tinggi dari bangunan yang kebakaran diduga akibat serangan pasukan Ukraina.

Sebelumnya otoritas Ukraina dituding tega melakukan hal sadis demi mendiskreditkan pasukan militer Rusia.

Rusia menuding pihak Ukraina secara sengaja membuat sebuah video aksi kriminal mulai dari penjarahan hingga pembunuhan massal seolah-olah aksi tersebut dilakukan oleh tentara Rusia.

Pembuatan video-video keji itu disebut dilakukan oleh kelompok nasionalis Ukraina atas perintah otoritas di Kiev/Kyiv.

Dikutip TribunWow.com dari Tass.com, informasi ini disampaikan oleh Kepala Pusat Komando Pertahanan Nasional Rusia Kolonel Jenderal Mikhail Mizintsev pada Selasa (29/3/2022).

"Berdasarkan testimoni dari tentara Ukraina yang menyerah, batalion nasionalis (Ukraina) secara sistematis menerima perintah dari otoritas Kiev untuk mempersiapkan video tentang kekejaman, pembunuhan massal warga sipil, penjarahan dan perusakan infrastruktur sosial seakan-akan dilakukan oleh tentara Rusia," papar Mizintsev.

Mizintsev menyampaikan, demi melakukan aksinya tersebut, para nasionalis Ukraina tak pandang bulu meskipun akan mengorbankan lansia, wanita hingga anak-anak.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaUkrainaRusiaVladimir PutinVolodymyr Zelensky
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved