Konflik Rusia Vs Ukraina
Kadyrov Sindir Elon Musk yang Tantang Duel Putin, Ajak Latihan Bersama Tentara Chechnya
Pihak Rusia menanggapi cuitan taipan Amerika Serikat Elon Musk yang menantang duel Presiden Vladimir Putin dengan mempertaruhkan nasib Ukraina.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Pihak Rusia menanggapi cuitan taipan Amerika Serikat Elon Musk yang menantang duel Presiden Vladimir Putin dengan mempertaruhkan nasib Ukraina.
Orang dekat Putin, Presiden Republik Chechnya Ramzan Kadyrov, menyindir pemilik perusahaan mobil listrik Tesla itu.
Selain itu, CEO Perusahaan Antariksa Rusia Roscosmos Dmitry Rogozin juga turut berkomentar dan meremehkan orang terkaya nomor satu dunia tersebut.

Baca juga: Bantu Ukraina, Elon Musk Luncurkan Teknologi Satelit, Tanggapi Permintaan Tolong atas Serangan Rusia
Baca juga: Rusia Jawab sampai Kapan Invasi Ukraina Dijalankan, Sebut Sudah sesuai Jadwal yang Disetujui Putin
Dikutip TribunWow.com dari kanal berita Rusia RIA Novosti, Selasa (15/3/2022), Kadyrov menulis tanggapan melalui akun Telegram miliknya.
Pemimpin pasukan Chechnya itu meminta Elon Musk untuk sadar diri lantaran levelnya jauh lebih rendah dari Putin.
Ramzan Kadyrov membandingkan kemampuan dan pencapaian Putin dengan Elon Musk.
Secara terang-terangan, Ramzan Kadyrov menyebut Pemilik SpaceX itu lebih lemah dan bukan tandingan dari Presiden Rusia.
"Elon Musk, saya tidak menyarankan anda untuk bersaing dengan Putin. Terlalu berbeda dalam kategori level.
Dan ini bahkan bukan tentang seni bela diri seperti misalnya, judo.
Bagaimana anda membayangkannya? Anda berada di sudut merah ring, seorang pengusaha dan blogger Twitter.
Putin di ring biru, politisi dunia, ahli strategi, badai bagi Barat dan Amerika Serikat.
Vladimir Vladimirovich tidak akan terlihat sportif ketika dia mengalahkan lawan yang lebih lemah," tulis Kadyrov.
Kadyrov kemudian mengejek Elon Musk dan memanggilnya dengan nama Ilona/ Ilon.
Dia menyarankan agar Elon Musk ikut berlatih di beberapa pusat militer di Chechnya agar berubah dari Ilona yang lembut menjadi Ilon yang brutal.
Senada dengan rekannya, CEO Roscosmos Dmitry Rogozin turut menjawab tantangan Elon Musk.
Ia mengejek Elon Musk dengan kutipan dari kisah Pushkin "The Tale of the Priest and His Worker Balda".
Rogozin menulis balasan tersebut di saluran Telegramnya, seraya melampirkan tangkapan layar dari akun Twitter Elon Musk.
"Kamu, imp, masih muda, kamu lemah untuk bersaing denganku; Itu hanya akan membuang-buang waktu. Kalahkan saudaraku dulu," tulis Rogozin.
Baca juga: Putin Tahan 2 Pejabat Intelejen Rusia dan Pecat 8 Komandan Buntut Terhambatnya Invasi ke Ukraina
Baca juga: Interupsi Siaran Langsung, Ini Pengakuan Editor TV Pemerintah Rusia: Saya Malu Ceritakan Kebohongan
Elon Musk Tantang Putin Duel
Taipan terkaya nomor satu di dunia, Elon Musk, terang-terangan menantang Presiden Rusia Vladimir Putin untuk bertanding.
Ia menanyakan kesanggupan Putin untuk bertarung satu lawan satu dengannya.
Elon Musk mempertaruhkan nasib Ukraina yang kini sedang menjadi sasaran invasi Rusia.

Baca juga: Facebook Bebaskan Konten Ujaran Kebencian ke Vladimir Putin, Ini Reaksi Pemerintah Rusia
Hal ini disampaikan Elon Musk melalui akun Twitter pribadinya, @elonmusk, Senin (14/3/2022).
Dikutip TribunWow.com, penemu mobil listrik Tesla itu menuliskan pesan singkat dengan menyebut nama Putin.
Ia menyatakan tulisan tersebut sebagai tantangan terbuka untuk Presiden pemegang sabuk hitam Taekwondo itu.
Tanpa menjelaskan jenis pertandingannya, Elon Musk mengajak Putin berduel satu lawan satu.
Pemilik SpaceX itu menyatakan Ukraina akan menjadi taruhan dalam pertarungan tersebut.
Alih-alih melalui perang, ajakan itu dimunculkan sebagai satu cara penyelesaian konflik.
"Dengan ini saya menantang
Vladimir Putin
untuk bertanding satu lawan satu
Taruhannya adalah Ukraina," tulis Elon Musk.
Diketahui, Putin tak memiliki akun media sosial seperti halnya pejabat tinggi lain.
Mengingat kehidupan pribadi petinggi Rusia itu selama ini selalu dirahasiakan.
Karenanya, Elon Musk kemudian menandai Twitter Resmi Kantor Presiden Rusia, @KremlinRussia_E.
"Apakah Anda setuju dengan pertarungan ini? @KremlinRussia_E," tulis Elon Musk lagi.
Baru beberapa jam setelah diposting, utasan tersebut disukai oleh 139 ribu akun dan di-retweet hingga 30.400 kali.
Sementara, dukungan ramai-ramai disuarakan oleh pemilik akun yang membanjiri kolom komentar hingga 15.700 balasan.
Adapun unggahan ini belum mendapat tanggapan langsung dari pihak Rusia.
Namun, media propaganda Rusia, RIA Novosti, telah memberitakan kabar tersebut.
Dituliskan bahwa Elon Musk menyatakan sangat serius dan akan sangat senang jika Putin bersedia menerima tantangan itu.(TribunWow.com)