Terkini Daerah
Fakta Terbaru Kerangkeng Manusia: Pengakuan Bupati Langkat hingga Penemuan Alat Penyiksa Tahanan
Kasus kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin masih terus didalami pihak kepolisian.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Kasus kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin masih terus didalami pihak kepolisian.
Sejak ditemukannya kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat itu, kini pihak kepolisian menemukan sejumlah fakta baru.
Di antaranya, ditemukannya sejumlah alat yang diduga kuat untuk menyiksa penghuni kerangkeng manusia itu.
Baca juga: Kerangkeng Bupati Langkat Tewaskan 3 Orang Selama 2015-2021, Kabareskrim: Jangan Termakan Bujuk Rayu
Baca juga: Kabareskrim Minta Penyidik Proses Keluarga Penghuni Kerangkeng Bupati Langkat yang Tak Kooperatif
Hal itu diungkap oleh Kabid Humas Polda Sumatera Utara (Sumut) Kombes Pol Hadi Wahyudi, Senin (7/2/2022).
"Di antaranya selang untuk mencambuk dan alat lainnya," katanya.
Hadi belum menyebutkan daftar alat lain yang berhasil ditemukan pihak kepolisian.
Namun, dikatakan bahwa selang itu diduga kuat digunakan untuk menyiksa tahanan di sana.
Berdasarkan keterangan awal, Hadi juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah mendapat informasi terkait korban tewas.
Dalam kurun waktu sejak 2015, ada tiga korban tewas di dalam tempat yang menurut Terbit Rencana merupakan tempat pembinaan dari ketergantungan narkoba itu.
Di antaranya adalah tahun 2015, 2019, dan tahun 2021.
Baca juga: Kabareskrim Sebut Ada 3 Tahanan Tewas di Kerangkeng Bupati Langkat: Segera Proses Penyidikan
Diduga, ada lebih banyak korban tewas dibanding informasi yang kini sudah dikantongi kepolisian.
"Adanya dugaan penganiayaan hingga tewas di kerangkeng Bupati Langkat lebih dari tiga orang," katanya.
Pihaknya kini sudah memeriksa lebih dari 30 orang sebagai saksi yang termasuk pengelola dan keluarga dari penghuni kerangkeng.
Selain itu, makam dari korban tewas yang disebutkan juga sudah berhasil diketahui polisi.
"Kuburan sudah ditemukan di beberapa titik oleh tim. Lokasi, nanti dijelaskan," ucapnya.