Terkini Daerah
Sembunyi di Kapal, Keberadaan Otak Pembunuhan Anggota TNI Diungkap Bos, Polisi Bongkar Kronologinya
Polda Metro Jakarta Utara membeberkan kronologi dua orang yang masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus penganiayaan anggota TNI AD.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Polda Metro Jakarta Utara membeberkan kronologi penangkapan dua orang yang masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus penganiayaan anggota TNI AD hingga tewas di Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (16/1/2022) lalu.
Dilansir TribunWow.com, korban adalah Pratu Sahdi yang sempat dikeroyok dan ditikam sejumlah tersangka.
Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, otak pembunuhan Pratu Sahdi juga telah diringkus.
Tersangka bernama Baharudin alias B itu merupakan sosok yang menikam korban hingga tewas.
Baca juga: 2 Hari Sembunyi seusai Tikam TNI hingga Tewas di Pluit, Baharudin Bertahan Hidup dengan Makanan Sisa
Baca juga: Gugur Lawan KKB di Maybrat, Serda Miskel Asli Papua Baru Jadi Anggota TNI pada 2021
"Ada 2 yang diamankan. Satu pelaku utama, satu lagi yang membantu melakukan penganiayaan," ungkap Tubagus, dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (20/1/2022).
Tubagus menjelaskan, tersangka berinisial B ditangkap saat bersembunyi di kapal cumi yang bersandar di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.
Polisi mengendus keberadaan B setelah bosnya melapor ke polisi.
"Bosnya yang menyampaikan ke polisi kalau dia di dalam kapal. Kemudian kami jemput untuk diamankan," ujar Tubagus.