Breaking News:

Terkini Daerah

Kesaksian Polisi saat Datangi Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan: Dihalangi Petugas Keamanan

Sempat viral di medsos, aksi protes santri dan santriwati ketika polisi mendatangi pondok pesantren hendak menjemput tersangka kasus pencabulan.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Elfan Fajar Nugroho
youtube metrotvnews
Suasana santri dan santriwati menolak polisi yang hendak menjemput MSA (41), anak kiai di Jombang, Jawa Timur tersangka kasus pencabulan. 

TRIBUNWOW.COM - Pada Kamis (13/1/2022) lalu, sempat viral di media sosial (medsos) pihak kepolisian diprotes saat hendak menjemput Much Subchi Azal Tzani alias MSA (41), seorang anak kiai di Jombang, Jawa Timur.

MSA diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka atas pencabulan lima santriwati di pondok pesantren yang ia asuh.

Namun ketika polisi hendak datang menyerahkan surat pemanggilan, justru terjadi protes oleh para santri di pondok.

Baca juga: Sebelum Dibunuh Suaminya, Istri di Semarang Murung dan Diam saat Dijemput Pelaku Pulang Kerja

Baca juga: Anak Kiai Jombang Tersangka Kasus Pencabulan Masuk DPO, Terbaru Video Polisi Diadang Massa Viral

Diketahui saat ini berkas perkara tersangka telah lengkap dan akan dilimpahkan ke kejaksaan.

Hal ini dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko dalam YouTube Metrotvnews, Sabtu (15/1/2022).

Dalam video yang viral, terdapat anggota polisi berpakaian preman diadang warga saat mendatangi Komplek Pesantren Shiddiwiyah, Jombang, Jawa Timur, Kamis (13/1/2022).

Dilansir TribunWow.com, kedatangan sejumlang anggota polisi itu untuk mengantarkan surat panggilan MSA, anak kiai pesantren tersebut yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang polisi memberikan penjelasan pada warga yang mengadangnya.

Polisi itu mengatakan hanya menjalankan tugas dan menjamin tak akan mengganggu ketertiban warga sekitar.

"Saya hanya menjalankan tugas mengantarkan surat panggilan untuk Mas Bekhi (MSA)," ungkap pria dalam video.

"Kalau tidak ada tidak apa-apa, kami tidak akan mengganggu."

Halaman
Sumber: TribunWow.com
Tags:
JombangPencabulanViralSantriwatiPondok Pesantren
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved