Breaking News:

Terkini Daerah

Anak Kiai Jombang Tersangka Kasus Pencabulan Masuk DPO, Terbaru Video Polisi Diadang Massa Viral

MSA (41), anak kiai di Jombang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) karena tak kooperatif dan berkali-kali mangkir dari panggilan polisi.

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi - MSA (41), anak kiai di Jombang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) karena tak kooperatif dan berkali-kali mangkir dari panggilan polisi. 

TRIBUNWOW.COM - MSA (41), anak kiai di Jombang, Jawa Timur, kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) karena tak kooperatif dan berkali-kali mangkir dari panggilan polisi.

Dilansir TribunWow.com, MSA ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan seorang santriwati asal Jawa Tengah.

Direskrimum Polda Jawa Timur, Kombes Pol Totok Suharyanto mengatakan dengan dikeluarkannya surat DPO atas nama MSA, pihak kepolisian akan menjemput paksa tersangka.

"Kami sudah menerbitkan (surat) DPO, untuk selanjutnya kami akan melaksanakan upaya paksa, tinggal teknis waktunya akan kami atur kemudian," ungkap Totok, dikutip dari TribunJatim.com, Sabtu (15/1/2022).

Baca juga: Detik-detik Polisi Diadang Warga saat Hendak Panggil Anak Kiai Tersangka Pencabulan di Jombang

Baca juga: Fakta Anak Kiai Jombang Tersangka Kasus Pencabulan, Polisi Diadang Massa hingga Nasib Korban

Polda Jatim telah melayangkan surat pemanggilan pertama kepada MSA pada Jumat (7/2/2022).

Namun, berkasnya dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi Jatim pada Selasa (4/1/2022).

Namun, kala itu pengacara tersangka menyebut MSA tengah sakit sehingga tak dapat memenuhi panggilan polisi.

Saat itu pengacara MSA meminta waktu untuk kliennya hingga Senin (10/1/2022).

"Pemanggilan kedua tanggal 10 Januari kami telah layangkan, namun yang bersangkutan tidak hadir, untuk keterangan tidak hadirnya sampai sekarang kami belum dapat fakta itu," ucapnya.

Terakhir, penyidik sempat mendatangi kediaman MSA untuk mengantarkan surat perintah untuk menangkap tersangka.

Namun, upaya penyidik dihalangi oleh ratusan massa di area komplek pesantren milik keluarga MSA.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved