Breaking News:

Terkini Daerah

Fakta Anak Kiai Jombang Tersangka Kasus Pencabulan, Polisi Diadang Massa hingga Nasib Korban

MSA, anak kiai kharismatik di Jombang, Jawa Timur menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap santriwatinya. 

Kompas.com/Istimewa
Massa saat mengadang polisi yang ingin memberikan surat panggilan pemeriksaan kepada anak kiai di Jombang, Jawa Timur, Kamis (13/1/2022). 

TRIBUNWOW.COM - MSA, anak kiai kharismatik di Jombang, Jawa Timur menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap santriwatinya. 

MSA, disebut sudah dilaporkan sejak Oktober 2019 dan dijadikan tersangka setelah pihak kepolisian melakukan pendalaman terhadap kasus itu. 

Kasus ini, sempat berjalan alot dan MSA juga sempat mengajukan praperadilan hingga melakukan gugatan kepada Kapolda Jawa Timur terkait kasusnya itu. 

Baca juga: Detik-detik Santriwati Dirudapaksa 3 Pria di Magelang, Tangan dan Kaki Korban Diikat 3 Hari

Baca juga: Kondisi Tragis Santriwati Korban Rudapaksa Herry Wirawan, Ogah Urus Bayinya, Keluarga: Mungkin Sadar

MSA merupakan anak kiai sekaligus pengasuh pondok pesantren yang cukup besar di Jombang, Jawa Timur.

Terakhir, terdapat video viral yang menunjukkan polisi diadang massa saat mendatangi pondok pesanten untuk memberikan surat panggilan kedua kepadanya. 

Diadang Massa

Polisi mendatangi pondok pesantren tempat tinggal MSA pada Kamis (13/1/2022). 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko menyebut bahwa tujuan polisi mendatangi pondok itu adalah untuk menyerahkan surat panggilan dan bukan menjemput paksa MSA. 

"Video itu Kamis siang. Penyidik mengantar surat panggilan, tapi yang bersangkutan (MSA) tidak ada di tempat," kata Gatot saat dikonfirmasi, Kamis malam, dikutip dari Kompas.com.

Gatot berharap agar MSA bisa kooperatif dan menuruti pihak kepolisian yang sedang menjalankan proses hukum. 

Pasalnya, keterangannya dibutuhkan untuk pelengkapan berkas dikejaksaan. 

Baca juga: Modus Pemilik Ponpes di Bandung Rudapaksa 3 Santriwati, Dilakukan sejak 2019, Begini Pengakuannya

Halaman
1234
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved