Terkini Daerah
Fakta-fakta Kasus Tabrak Lari di Nagreg, Pelaku Mondar-mandir hingga Buang Korban di Sungai
Setelah para tersangka menjalani rekonstruksi, terungkap sejumlah fata baru terkait kasus tabrak lari di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
Proses ini dilakukan oleh Penyidik Pusat Polici Angkatan Darat (Puspomad).
Dandim 0701 Banyumas Letkol Inf Chandra mengaku tak bisa banyak bicara terkait rekonstruksi tersebut.
"Ada beberapa adegan yang diperagakan tapi TKP-nya berada di jembatan Menganti ini," ungkap Chandra, dikutip dari TribunBanyumas.com, Senin (3/1/2022).
"Saya tidak bisa memberikan jawaban lengkap karena ada yang lebih berwenang melakukan pengembangan dan penyelidikan."
Berdasarkan rekonstruksi tersebut, terbongkar cara para tersangka membuang jasad korban.
Kedua korban dibuang dari atas jembatan tersebut.
Korban pertama dibuang dengan posisi kepala terlebuh dahulu di sisi barat jembatan.
Sedangkan korban kedua dibuang dengan posisi kaki terlebih dahulu.
Ketiga oknum anggota TNI AD yang melakukan rekonstruksi adalah Kolonel Priyanto alias P, Kopda DA dan Koptu AS.

Baca juga: Pengakuan Saksi Tabrakan di Nagreg yang Bantu 3 Oknum TNI Evakuasi Korban: Saya Masih Suka Ingat
Baca juga: Sebelum Buang Jasad Korban ke Sungai, 3 Oknum TNI Sempat Pura-pura Cari Ambulans, Begini Ceritanya
3. Pengakuan Saksi
Saefudin Juhri (52) saksi tabrakan antara mobil tiga oknum TNI dan Handi (18) dan Salsabila (14) mengaku kesal karena niat baiknya justru disalahgunakan.
Hingga kini, dia mengaku masih sering teringat kejadian yang yang menimpanya beberapa waktu lalu.
Saefudin merupakan saksi yang turut membantu Kolonel P, Kopda DA, dan Koptu AS dalam mengevakuasi tubuh kedua korban ke dalam mobil.
Saat itu dia tak menyangka jika ketiga TNI itu justru membuang tubuh korban ke sungai.
Saefudin turut dihadirkan dalam rekonstruksi di TKP kecelakaan di Nagreg, Kabupaten Babdung Jawa Barat pada Senin (3/1/2022).