Terkini Daerah
Fakta-fakta Kasus Tabrak Lari di Nagreg, Pelaku Mondar-mandir hingga Buang Korban di Sungai
Setelah para tersangka menjalani rekonstruksi, terungkap sejumlah fata baru terkait kasus tabrak lari di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Setelah para tersangka menjalani rekonstruksi, terungkap sejumlah fata baru terkait kasus tabrak lari di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Rekonstruksi digelar di dua tempat berbeda, yakni di lokasi tabrak lari di Nagreg, dan TKP pembuangan mayat di aliran Sungai Serayu, Banyumas, Jawa Tengah.
Dilansir TribunWow.com, dua korban tewas dalam kejadian ini adalah sejoli bernama Handi Saputra (17) dan Salsabila (14).
Keduanya ditemukan di aliran Sungai Serayu beberapa waktu lalu.
Berikut TribunWow.com rangkum fakta tewasnya Handi dan Salsabila:
1. Rekonstruksi di Nagreg
Kasus tiga oknum TNI AD tabrak dan buang tubuh korban kecelakaan di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat memasuki tahap rekonstruksi.
Rekonstruksi pertama digelar di TKP kecelakaan dan dilanjutkan ke TKP pembuangan tubuh korban yaitu Handi Harisaputra (18) dan Salsabila (14) di sekitar Sungai Serayu, Jawa Tengah.
Dalam pantauan Tribun Jabar, disebutkan bahwa rekonstruksi pertama dilakukan di TKP yang berada di Jalan Raya Bandung-Garut, Desa Ciaro Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung, Senin (3/1/2022) pukul 10.00 WIB.
Ketiga tersangka nampak hadir dengan mengenakan baju berwarga kuning dengan tulisan Tahanan Militer Pomdam Jaya.
Mereka nampak dikawal dengan ketat oleh polisi militer di sana.
Ada lima adegan yang diperagakan di TKP lokasi kecelakaan itu dan berlangsung sekitar 10 menit.
Mulai dari Handi dan Salsa menjadi korban kecelakaan hingga kedua tubuh korban dibawa dengan mobil yang ditumpangi tiga oknum TNI itu.
Baca juga: Saksi Mata Sempat Dengar Handi Teriak seusai Ditolong Oknum TNI: Masih Bisa Tertolong
Baca juga: Mulut Penuh Pasir, Ini Kesaksian Penemu Jasad Handi Korban Tabrak Lari Oknum TNI di Sungai Serayu
2. Rekonstruksi di Banyumas
Rekonstruksi di jembatan Sungai Tajum berlangsung sekira 20 menit, mulai dari pukul 14.04 WIB hingga 14.25 WIB.