Gunung Semeru Meletus
Setelah Viral Baliho Puan, Kini Heboh Tempat Pengungsi Semeru Jadi Lokasi Syuting Adegan Romantis
Pihak yang menjadikan tempat pengungsian sebagai lokasi syuting, dianggap tak memiliki empati terhadap pengungsi.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Menyusul viralnya baliho Ketua DPR RI Puan Maharani yang tersebar di wilayah bencana Erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, kini heboh lokasi bencana yang menjadi tempat syuting.
Pihak yang menjadikan tempat pengungsian sebagai lokasi syuting dianggap tak memiliki empati terhadap pengungsi.
Kritik terhadap sinetron yang diketahui berjudul berjudul Terpaksa Menikahi Tuan Muda (TMTM) pun tersebar di berbagai platform media sosial.
Baca juga: Heboh Baliho Puan Maharani Tersebar di Lokasi Bencana Erupsi Semeru, PDIP Lumajang: Kami Gak Ngerti
Baca juga: Perlihatkan Foto Kucing Selamat dari Erupsi Semeru, Khofifah Bantah Mitos 9 Nyawa
Termasuk di akun Instagram @Cakyo_savesemeru yang merupakan relawan di wilayah bencana Gunung Semeru.
Dia mengunggah postingan dengan foto dan video yang menampilkan adegan syutung sinetron tersebut pada Selasa (22/12/2021).
Baru enam jam diunggah, postingan itu sudah disukai lebih dari 10 ribu orang dan dikomentari ribuan pengguna Instagram.
Berdasarkan postingan yang diunggahnya, terlihat ada adegan berpelukan, usap air mata, hingga mengobrol sambil berpegangan tangan.
Syuting dilakukan tepat di depan tenda pengungsian dengan logo Kementerian Sosial (Kemensos).
Dalam video itu juga terlihat banyak pengungsi yang menyaksikan adegan demi adegan syuting itu.
"Ketika kami relawan lokal, yang tidak punya nama untuk membantu saudara sendiri penuh dengan drama, sekarang justru lokasi pengungsian dijadikan lokasi syuting sebuah drama," tulis akun itu.
"Ini bencana bukan drama."
Masih berdasar unggahan @Cakyo_savesemeru, diketahui juga penyelenggara sudah mendapat izin untuk melakukan syuting di wilayah bencana tersebut.
Belum ada konfirmasi dari BPBD setempat terkait izin tersebut.
Viral Baliho Puan

Sebelumnya, di lokasi yang sama juga dihebohkan dengan adanya baliho puan tersebar di sepanjang jalan menuju lokasi bencana di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.