Breaking News:

Lawan Covid19

Kemenkes Sebut Vaksinasi Bisa Cegah Gejala Berat dan Kematian akibat Infeksi Virus Corona Omicron

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyebutkan fakta baru terkait varian Omicron.

Editor: Lailatun Niqmah
YouTube Sekretariat Presiden
Ditjen P2P Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi. Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyebutkan fakta baru terkait varian Omicron. 

TRIBUNWOW.COM - Virus Corona varian Omicron kini telah memasuki Indonesia, tepatnya terdeteksi menjangkit seorang pekerja di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Meski waspada, pemerintah meminta agar masyarakat tidak panik.

Hal ini lantaran vaksinasi bisa melawan varian Omicron.

Baca juga: Menkes Umumkan Kasus Pertama Penularan Covid-19 Varian Omicron di Indonesia, Begini Gejalanya

Diketahui, karakteristik varian Omicorn sangat memungkinkan untuk memunculkan gelombang Covid-19 di berbagai negara.

Badan Organisasi Dunia atau WHO melaporkan per Rabu (15/12/2021), sudah ada 76 negara yang melaporkan telah menemukan kasus Omicorn.

Baik diperoleh dari para pelaku perjalanan, maupun yang diperoleh dari komunitas. Artinya telah ada kemungkinan penularan di tingkat masyarakat. 

Namun kasus positif Omicorn juga ada tanpa ada riwayat perjalanan ke luar negeri.

Beberapa hasil studi telah dilaporkan kepada WHO terkait omicorn ini.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyebutkan fakta baru.

Di Inggris ditemukan kecepatan penularan Omicorn tiga kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan varian Delta. 

"Selain itu kasus reinfeksi dan juga kasus pada orang dengan riwayat vaksinasi juga ditemukan. Sehingga menguatkan dugaan bahwa varian ini mampu menghindari sistem kekebalan tubuh manusia," ungkapnya pada kanal YouTube Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) -KPCPEN, Rabu (15/12/2021).

Kemudian Nadia melihat laporan studi sementara bahwa potensi vaksin juga ditekan oleh varian Omicorn.

Sehingga memungkinkan menginfeksi orang yang sudah divaksinasi.

"Walaupun demikian saat ini, vaksin masih terbukti mampu mencegah sakit berat dan kematian akibat Covid-19. Meski dalam bentuk varian apa pun, termasuk varian Omicorn," pungkasnya. 

Baca juga: Isi Aturan Lengkap Pencegahan Covid-19 saat Perayaan Natal Tahun 2021 dari Kemenag

Angka Kematian Nasional karena Covid-19 Naik

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Lawan Covid-19OmicronVirus CoronaCovid-19
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved