Terkini Daerah
Ini Nasib 10 Gadis di Depok Korban Guru Ngaji Cabul, Wali Kota Ungkap Perkembangan
Diketahui ada 10 perempuan yang menjadi korban pencabulan seorang guru ngaji di Beji, Depok.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Setelah pengajian selesai, pelaku juga melakukan pencabulan dengan modus mengajak korban yang diincar ke sebuah ruangan tertentu yang dinamakan ruangan konsultasi.
Pelaku sendiri diketahui berasal dari Jawa Timur dan sempat belajar di sebuah pondok pesantren di sana.
Sebelum di Depok, pelaku sempat bekerja di Kalimantan Selatan.
"Sampai saat ini tersangka hanya mengaku khilaf," ujar AKBP Yogen.
AKBP Yogen mengaku heran karena pelaku sebenarnya sudah memiliki dua istri tapi masih berbuat cabul.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, para korban takut untuk melawan pelaku.
"Jadi memang tersangka sebagai guru ngaji dianggap orangtua oleh para murid," ujar AKBP Yogen.
"Sehingga apa yang dikatakan tersangka tidak bisa dibantah oleh muridnya."
Selain ancaman agar tidak buka suara, pelaku juga memberikan uang sebesar Rp 10 ribu kepada para korban.
Kasus ini baru terbongkar seusai ada korban yang berani mengadu ke orangtua.
Orangtua korban tersebut kemudian menanyakan orangtua murid ngaji lainnya dan akhirnya terbongkar aksi bejat pelaku.
Pelaku sendiri hampir dihajar oleh warga namun selamat sebab polisi bergerak cepat mengamankan pelaku.
Baca juga: Viral Kursi Ruang Rapat Gerak Sendiri, Wawalkot Bekasi Akui Penasaran: Heboh di Grup WA
Dipaksa Pegang Alat Vital
Sepuluh korban MMS diketahui dipaksa untuk memegang alat vital pelaku.
Fakta ini terungkap dalam konferensi pers yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, Selasa (14/12/2021).