Breaking News:

Sate Beracun

Nani Pengirim Sate Sianida Minta Hukuman Diringankan, Ngaku Menyesal dan Ingin Berkeluarga

Nani, terdakwa kasus sate sianida di Bantul, DIY, meminta majelis hakim untuk memberikan hukuman ringan padanya.

Istimewa via Tribunnewsbogor.com
Viral foto Nani pengirim sate sianida pakai daster. 

TRIBUNWOW.COM - Nani, terdakwa kasus sate sianida di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), meminta majelis hakim untuk memberikan hukuman ringan padanya.

Dilansir TribunWow.com, Nani beralasan ingin membahagiakan orangtua hingga masih berharap menikah.

Hal itu diungkapkan Nani dalam sidang di Pengadilan Negeri Bantul, Senin (29/11/2021).

Untuk diketahui, Nani tak sengaja membunuh seorang anak pengemudi ojek online (ojol) berinisial NFP (10).

Saat itu, Nani mengirimkan sate beracun dan tak sengaja dimakan korban pada Minggu (25/4/2021).

Baca juga: Tak Hanya 2 Orang, Dukun Pengganda Uang Sudah Racuni 4 Kliennya Pakai Sianida, Ini Kata Polisi

Baca juga: Tewaskan Bocah, Perempuan yang Kirim Paket Sate Sianida di Bantul Dituntut 18 Tahun Penjara

Awalnya, Nani hendak meracuni seorang oknum polisi berinisial Aiptu T yang merupakan mantan kekasihnya.

Tak hanya salah sasaran, Nani kini harus mendekam di penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Setelah mendekam beberapa bulan di penjara, Nani meminta majelis hakim meringankan hukumannya.

Ia mengaku menyesali perbuatannya hingga menghilangkan nyawa NFP.

"Saat ini saya mengaku menyesali perbuatan saya dan berjanji tidak mengulangi lagi," kata Neni, dikutip dari Kompas.com, Senin (29/11/2021).

"Mohon dengan segala kerendahan hati bapak hakim yang mulia meringankan vonis kepada saya. Karena saya harapan keluarga saya."

"Di mana keluarga saya orang yang tidak mampu dan tidak memiliki pekerjaan tetap."

Nani mengaku menjadi tulang punggung keluarga.

Karena itu, ia berharap majelis hakim meringankan hukumannya agar bisa membantu keluarga mencari nafkah.

Selain itu, Nani juga mengaku ingin menikah.

Halaman
123
Tags:
Nani Aprilianisate beracunKasus PembunuhanBantulDaerah Istimewa Yogyakarta (DIY)Sianida
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved