Breaking News:

Terkini Daerah

Tak Hanya 2 Orang, Dukun Pengganda Uang Sudah Racuni 4 Kliennya Pakai Sianida, Ini Kata Polisi

Tak hanya dua orang, ternyata dukun pengganda uang, IS (57), asal Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sudah membunuh empat korban.

Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting
Polisi saat memperlihatkan barang bukti yang digunakan oleh dukun pengganda uang untuk menghabisi dua warga di Magelang, di Polres Kabupaten Magelang, Jumat (19/11/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Tak hanya dua orang, ternyata dukun pengganda uang, IS (57), asal Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sudah membunuh empat korban.

Dilansir TribunWow.com, keempat korban dibunuh dengan cara yang sama, yaitu diracuni menggunakan sianida.

Kapolres Magelang, AKBP Mochammad Sajarod Zakun menyebut IS membeli racun itu di toko pertanian.

Namun, kepada korbannya IS menyebut air yang sudah dicampur air itu berasal dari sumber mata air Sijago di lereng Gunung Sumbing.

Di hadapan kliennya, IS menyebut air itu sebagai syarat agar uang korban bisa bertambah.

Baca juga: Fakta Dukun di Magelang Habisi 2 Pria Pakai Racun Sianida, Ingin Kuasai Uang Rp25 Juta Milik Korban

Baca juga: Tak Hanya 2 Orang, Polisi Ungkap Kronologi Tewasnya Korban Ketiga Dukun Sianida di Magelang

Air itu disebutnya harus diminum tanpa diketahui orang lain.

"Untuk motif dan modus yang dilakukan oleh tersangka adalah sama, yakni ingin menguasai uang milik korban," jelas Sajarod, dikutip dari Kompas.com, Senin (22/11/2021).

"Kami masih akan memeriksa intensif tersangka, mudah-mudahan sudah tidak ada lagi korban akibat perbuatan tersangka."

Menurut Sajarod, korban pertama IS bernama Mu'arif (52), warga Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang.

Saat itu Ma'arif hendak menggandakan uang Rp 3 juta miliknya.

Namun, ia justru diracun hingga tewas pada 24 Mei 2021.

Beberapa bulan berselang, IS kembali membunuh korban bernama Suroto, warga Desa Sumberrahayu, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman, DIY.

Ia ditemukan tewas di kebun pisang miliknya.

Sebelum tewas diracun, Suroto sempat berkunjung ke rumah IS untuk meminta bantuan agar kebun pisangnya terhindar dari pencurian.

IS mengaku bisa membantu korban dengan syarat ia harus dipinjami uang Rp 10 juta.

Baca juga: Pamit Gandakan Uang, 2 Pria Ini Tewas Diracuni Sianida Dukun di Magelang, Jasadnya di Dalam Mobil

Baca juga: Mengeluh Tak Kuat, Gilang Diejek Cengeng saat Diklatsar Menwa UNS, Panitia Malah Undang Dukun

Halaman
123
Tags:
racunSianidaMagelang
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved