Pembunuhan di Subang
Polisi Diduga Sudah Tahu Sosok Pelaku, Kapan Kasus Subang Diungkap? dr Hastry: Tak Butuh Pengakuan
Ahli Forensik Mabes Polri, dr Sumy Hastry Purwanti menduga saat ini pihak kepolisian sudah mengantongi identitas pelaku kasus pembunuhan di Subang.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Ahli Forensik Mabes Polri, dr Sumy Hastry Purwanti menduga saat ini pihak kepolisian sudah mengantongi identitas pelaku kasus pembunuhan di Subang, Jawa Barat.
Dilansir TribunWow.com, namun, wanita yang akrab disapa dr Hastry itu enggan menyebut identitas pelaku.
Ia mengatakan hal itu bukanlah wewenangnya selaku ahli forensik.
Pernyataan itu diungkapkan dr Hastry dalam kanal YouTube Denny Darko, Rabu (25/11/2021).
Baca juga: Didatangi Korban Kasus Subang Lewat Mimpi, Ahli Forensik Akui Dapat Petunjuk, Ini Pengakuannya
Baca juga: Pelaku Kasus Subang Bisa Diungkap Lewat Puntung Rokok, Ini Pengakuan Danu yang DNA-nya di TKP
Dalam kesempatan itu, dr Hastry mulanya membahas soal 55 saksi yang sudah diperiksa polisi.
Meski sudah memeriksa puluhan saksi, polisi disebutnya memerlukan waktu untuk mencocokkan temuan di TKP.
Terkait pengakuan saksi, dr Hastry menyebut hal tersebut sebenarnya tak dibutuhkan polisi.
Polisi memanggil saksi hanya untuk mencocokkan temuan di TKP.
"Polisi kan masih mengumpulkan saksi-saksi dan juga pemetaan DNA saksi di TKP properti, kan dicocokkan," katanya.
"Kita semua enggak butuh pengakuan, kita hanya mengumpulkan alat bukti."
"Kalau jelas alat buktinya dan pasti miniman dua alat bukti bisa dimajukan ke tingkat selanjutnya untuk disidang ke pengadilan."
Setelah kasus ini bergulir tiga bulan, menurut dr Hastry, polisi sebenarnya sudah mengantongi identitas sosok pelaku.
"Menurut saya sudah (ada dua alat bukti)."
Baca juga: 10 Hari Kasus Subang Dilimpahkan ke Polda Jabar, Yosef dan Saksi Lain Disebut akan Kembali Diperiksa
Baca juga: Korban Kasus Subang Sempat Bikin Status WA sebelum Kejadian, Yoris Jelaskan Maknanya
Didatangi Lewat Mimpi
dr Hastry mengaku dimintai tolong oleh korban lewat mimpi.