Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Kasus Subang Dialihkan ke Polda Jabar, Pengacara Yosef Sambut Baik: Tak Masalah Diperiksa di Bandung

Pengacara Yosef, Fajar Sidik mengaku sudah mengetahui kabar itu dan tidak mempermasalahkannya. 

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Mohamad Yoenus
YouTube/KompasTV
Tim kuasa hukum Yosef, Fajar Sidik, di TPU Istuning, Jalancagak, Subang, Jawa Barat, Sabtu (9/10/2021). Fajar menyebut pihaknya tak keberatan bila pemeriksaan saksi dilakukan di Bandung. 

TRIBUNWOW.COM - Sejak Senin (15/11/2021), kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) yang ditemukan tewas di Subang, Jawa Barat (Jabar) sudah dilimpahkan ke Polda Jabar

Pengacara Yosef, Fajar Sidik mengaku sudah mengetahui kabar itu dan tidak mempermasalahkannya. 

"Informasi yang saya dapatkan dari Kabid Humas Polda (Jabar), betul seperti itu. Sekarang sudah bersama Polda Jabar. Kabarnya kalau ada pemanggilan dari klien kami juga sekarang langsung bersama orang Polda," ucap Fajar saat dihubungi melalui sambungan seluler, Senin (22/11/2021), dikutip dari Tribun Jabar.

Baca juga: 3 Bulan Periksa 55 Saksi, Kasus Subang Kini Dilimpahkan ke Polda Jabar: Agar Lebih Objektif

Baca juga: Ada Saksi yang Bakal Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan di Subang, Polisi Bersiap Umumkan Pelaku

Yosef, yang merupakan suami serta ayah korban, memang menjadi saksi yang paling banyak dipanggil di antara 54 saksi lainnya. 

Hanya dirinya yang sudah dipanggil sebanyak 15 kali di kasus ini. 

Fajar menyebut hingga kini, belum ada informasi terkait panggilan Yosef yang ke-16. 

Meski begitu, dia menyampaikan pihak Yosef akan selalu kooperatif kepada polisi dalam rangka pengungkapan kasus Subang yang sudah hampir memasuki hari ke-100 penyelidikan. 

Bahkan, ia tidak mempermasalahkan jika pemeriksaan dilakukan di Mapolda Jabar di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat.

"Belum ada informasi terkait pemanggilan lagi kepada Pak Yosef. Walaupun tetap ada pemanggilan untuk pemeriksaan, kami tetap akan kooperatif biar pun harus ke Polda juga," katanya.

Seperti disampaikan Fajar, kabar pengalihan kasus dari Polres Subang ke Polda Jabar disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jawa Barat (Jabar), Kombes Erdi A Chaniago.

Baca juga: Ditanya Adakah Oknum Berseragam Terlibat di Kasus Subang? Ini Jawaban Ahli Forensik dr Sumy Hastry

Hal itu dilakukan termasuk agar kasus ini ditangani dengan lebih objektif. 

"Pelimpahan kasus tersebut dilakukan agar alat bukti dan petunjuk dapat dikaitkan dengan alat digital yang ada di Polda, dan penanganannya agar lebih objektif dan efisien," katanya di Mapolres Sumedang, Senin (22/11/2021).

Selama penyelidikan di Polres Subang, diketahui setidaknya pihak kepolisian sudah memeriksa sekitar 55 orang saksi dan 55 CCTV di yang tersebar sekitar lokasi.  

Kini, Erdi menyampaikan masih akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. 

"Setiap hari mengerucut sesuai petunjuk yang ada. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa secepatnya mengumumkan siapa pelakunya," kata Erdi.

Hingga kasus ini dilimpahkan ke Polda Jabar, diketahui juga ada sejumlah saksi-saksi yang kembali dipanggil setelah sebulan tidak dipanggil untuk diperiksa. 

Di antaranya adalah Yosef, Danu, Yoris, dan orang tua Danu. 

Menambahkan, Erdi juga mengatakan bahwa rentang waktu penyelidikan di kasus ini bukan karena pihak kepolisian mengalami kendala, namun lebih kepada unsur hati-hati.

"Tidak ada kendala, hanya butuh waktu saja dan kehati-hatian karena ini menyangkut kemanusiaan," ujarnya. 

Kasus Dievaluasi

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved