Breaking News:

Virus Corona

Kemenkes Sebut Sejumlah Pasien dan Penyintas Covid-19 Alami Depresi, Cegah dengan 7 Cara Berikut

Pada Hari Kesehatan Mental, Kementerian Kesehatan mengeluarkan Buku Panduan tentang Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) 2021. 

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
NHS.uk
Ilustrasi depresi. Dalam data Kemenkes, baik pasien atau penyintas Covid-19 tercatat rentan mengalami depresi. 

TRIBUNWOW.COM - Pada Hari Kesehatan Mental, Kementerian Kesehatan mengeluarkan Buku Panduan tentang Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) 2021. 

Buku itu juga mendata adanya peningkatan jumlah orang yang mengalami masalah kesehatan mental di Indonesia, terutama dari kelompok pasien dan penyintas Covid-19.

"Diperkirakan sekitar 32,6 persen sampai 45 persen penduduk yang terkena Covid-19 mengalami gangguan depresi, sedangkan 10,5 persen sampai 26,8 persen penyintas Covid-19 mengalami gangguan depresi," seperti dikutip dari situs covid19.go.id, Senin (11/10/2021).

Baca juga: Agar Bebas Pandemi Covid-19, Satgas Minta Masyarakat Pahami Konsep Segitiga Endemi

Baca juga: Bukan Pfizer, Sinovac Resmi Jadi Vaksin Covid-19 untuk Anak 6-11 Tahun di Indonesia, Ini Alasannya

Kemudian hampir seluruh penyintas Covid-19 dikatakan mengalami gangguan tidur. 

Dalam buku itu juga disebutkan bahwa anak dan remaja secara umum menjadi kelompok paling rentan dengan risiko masalah kesehatan mental. 

Ada sejumlah hal yang membuat pasien Covid-19 mengalami kecemasan atau depresi. 

Misalnya karena ketidakpastian akan sakit Covid-19 yang dialaminya, atau ketakutan akan sakit parah dan menularkan orang lain.

Kabar buruknya, dijelaskan bahwa fisik dan mental saling berpengaruh terhadap kesehatan. 

Artinya stres juga bisa menyebabkan tubuh melemah dan imun menurun. 

Padahal ketika menjalani isolasi mandiri, pasien memerlukan daya tahan tubuh untuk mencegahnya dari sakit parah. 

Baca juga: Penyintas Covid-19 Diminta Pantau Kondisinya selama 12 Minggu setelah Masa Infeksi, Ini Alasannya

Karena itu, Medical News Today, merangkum sejumlah hal yang bisa dilakukan untuk meredakan stres sebelum memilih menggunakan obat-obatan. 

Ada sejumlah hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi depresi ketika sedang isolasi mandiri, yaitu:

1. Olahraga

Olahraga adalah cara yang bagus untuk membakar energi kecemasan, dan penelitian cenderung mendukung penggunaan ini.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved