Virus Corona
India Laporkan Kasus Covid-19 Varian AY.4.2, Ini Sejumlah Negara yang Telah Diserang Delta Plus
India baru-baru ini melaporkan bahwa di negaranya telah terdeteksi adanya varian baru Covid-19 yang merupakan mutasi dari varian Delta yaitu AY.4.2.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
Dan diketahui Rusia juga sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19 sama seperti dengan Inggris.
Namun, dalam artikelnya, Bashton dan Smith berpendapat bahwa meskipun varian baru itu terdeteksi di beberapa negara Eropa, AY.4.2 telah gagal untuk bertahan.
Mereka tidak membuat dampak besar di Jerman dan Irlandia, meskipun masih ada di Denmark.
"Ini akan menunjukkan kemampuannya untuk mengatasi kekebalan tidak lebih besar dari Delta. Sama halnya, mungkin saja AY.4.2 tidak cukup tiba di tempat-tempat ini untuk bertahan," keduanya berdebat.
Mereka juga mengatakan bahwa terlalu dini untuk mengatakan apakah varian ini akan mendominasi dan membuat banyak negara dihajar gelombang kasus Covid-19 seperti yang disebabkan oleh varian Delta.
Menambahkan, bahwa kemampuan apa pun yang mungkin dimiliki untuk lolos dari kekebalan perlu dikonfirmasi oleh pekerjaan eksperimental dan itu sedang dilakukan.
Karena itu juga, ahli genetika di Inggris merasa tidak salah jika dia mengatakan bahwa varian tersebut memiliki kemungkinan untuk lebih menular dan meyakinkan untuk adanya penelitian lebih lanjut soal ini.
"Ini berpotensi strain yang sedikit lebih menular. Ini tidak seberapa dibandingkan dengan apa yang kita lihat dengan Alpha dan Delta, yang kira-kira 50 hingga 60 persen lebih mudah menular," kata Prof. Francois Balloux, direktur Institut Genetika Universitas College London, seperti dikutip BBC.
"Jadi kita berbicara tentang sesuatu yang cukup sulit diidentifikasi di sini dan saat ini itu sedang diselidiki."
"Tidak ada indikasi yang jelas bahwa itu jauh lebih menular, tetapi kami harus bekerja untuk lebih cepat mengkarakterisasi ini dan varian baru lainnya. Kami memiliki alatnya," tambahnya.
Namun, Balloux mengatakan bahwa pada tahap ini, tidak perlu panik.
Ini mungkin sedikit, secara halus lebih menular tetapi itu bukan sesuatu yang benar-benar bencana seperti yang kita lihat sebelumnya. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)
Baca Artikel Terkait Covid-19 Lainnya