Breaking News:

Terkini Daerah

Cerita Pilu Gilang Endi Mahasiswa UNS yang Tewas saat Diklat, Terungkap Alasan Korban Masuk Menwa

Keluarga mengungkap alasan Gilang Endi masuk organisasi Menwa sebelum meninggal dunia saat Diklat.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Rekarinta Vintoko
TribunSolo.com/Septiana Ayu
Jenazah GE yang meninggal saat diklat Menwa UNS di rumah duka Dusun Keti, Desa Dayu, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Senin (25/10/2021). Terbaru, keluarga mengungkap alasan korban ikut Menwa, Kamis (28/10/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Kasus meninggalnya Gilang Endi (21) mahasiswa D4 Prodi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, menjadi sorotan serius.

Gilang Endi meninggal dunia setelah mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Resimen Mahasiswa (Menwa) di UNS.

Diduga korban menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah Moewardi Surakarta dengan tubuh penuh luka lebam.

Novarina Ekapuri merupakan sepupu dari Gilang Endi, mahasiswa UNS sekaligus korban meninggal dunia saat mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Resimen Mahasiswa (Menwa).
Novarina Ekapuri merupakan sepupu dari Gilang Endi, mahasiswa UNS sekaligus korban meninggal dunia saat mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Resimen Mahasiswa (Menwa). (YouTube tvOnenews)

Baca juga: 21 Panitia Termasuk Senior dan Pembina Diperiksa atas Kasus Tewasnya Mahasiswa saat Diklat Menwa UNS

Hingga saat ini, polisi menyelidiki penyebab kematian korban.

Sejumlah saksi telah diperiksa termasuk panitia diklat dan keluarga.

Kini, terungkap pula cerita di balik alasan mahasiswa semester tiga tersebut mengikuti organisasi Menwa.

Sepupu korban yang bernama Novarina Ekapuri menceritakan pengalaman korban saat mengikuti Menwa.

Menurut Nova, korban telah mengikuti organisasi Menwa sejak awal kuliah, semester satu lalu.

"Mas Gilang masuk Menwa itu setahu kami dari pihak keluarga sudah dari semester satu."

"Jadi sudah dari awal masuk kuliah di Prodi K3 UNS, Mas Gilang mengikuti salah satunya Menwa dan BEM Sekolah Vokasi," kata Nova dikutip TribunWow.com dari Youtube tvOne, Rabu (27/10/2021) malam.

Nova melanjutkan, korban pernah bercerita terkait alasannya mengikuti organisasi Menwa.

Berdasarkan pengakuan korban, ia memutuskan masuk Menwa karena ingin melatih fisik dan mentalnya.

Sebab, korban sebelum berkuliah di UNS sempat mendaftar di Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) Madiun, tetapi tidak lolos.

Baca juga: Reaksi Gibran Soroti Latihan Fisik soal Mahasiswa UNS Meninggal seusai Ikut Diklat Menwa

"Pernah ngobrol, dulu kita sempat tanya kenapa pengin masuk Menwa, katanya pengin melatih fisik dan mentalnya karena sebenarnya dulu itu Mas Gilang pengen sekali masuk sekolah di ikatan dinas API Madiun."

"Sempat beberapa kali mengikuti tes tapi dinyatakan gagal, kemudian mengikuti SBMPTN dan akhirnya diterima di D4 Prodi K3 UNS."

"Jadi mungkin dia masih ingin melanjutkan cita-citanya di ikatan dinas makanya dia mengikuti organisasi Menwa itu," ungkap Nova.

Pernah Dapat Kekerasan?

Nova melanjutkan, korban belum pernah bercerita mengenai pengalaman kekerasan selama mengikuti organisasi Menwa.

Menurutnya, keluarga mungkin tidak akan mengizinkan Gilang masuk Menwa bila tahu ada dugaan kekerasan dalam organisasi militer kampus tersebut.

"Dari semester satu sampai semester tiga, kalau untuk masalah seperti itu (dugaan kekerasan, red) engga pernah cerita."

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved