Breaking News:

Terkini Daerah

Bantah Aniaya Anjing hingga Tewas, Satpol PP Aceh Singkil Ungkap 6 Fakta dan Kronologi Versi Mereka

Video penangkapan anjing itu kemudian viral di media sosial dengan narasi bahwa pihak Satpol PP melakukan penganiayaan terhadap anjing tersebut. 

Serambinews.com/istimewa
Seekor anjing bernama Canon mati saat dievakuasi petugas Satpol PP di Pulau Banyak, Aceh Singkil, Sabtu (23/10/2021). 

Sebelumnya, Kepala Bidang  Ketentraman dan Ketertiban Hubungan Antar Lembaga Dinas Satpol PP dan WH Aceh Singkil, Abdullah Z, bahwa proses pemindahan anjing tersebut sudah dinegosiasikan sebelumnya dengan pemilik resort.

Disebutkan bahwa Satpol PP bersama dengan jajaran pegawai kantor Camat Pulau Banyak serta tim terkait lainnya, terlebih dahulu melakukan negosiasi dengan penjaga resort pada 18 Oktober 2021.

Harapannya anjing diserahkan secara suka rela untuk dibawa ke Singkil dan nanti baru diambil oleh pemiliknya sebagai peringatan agar tidak dibawa lagi ke lokasi wisata. 

Akan tetapi negosiasi tak berjalan mulus walau sudah menunggu hingga larut malam. 

Besoknya pada 19 Oktober 2021, Satpol PP bersama tim terkait kembali mendatangi lokasi.

Walau tetap terus terjadi perdebatan dengan nada tinggi akhirnya anjing bisa dibawa naik boat ke Singkil. 

4. Gunakan Kayu untuk Menaklukkan Anjing

Terkait anggotanya ada yang memegang kayu untuk menaklukan anjing, disebutkan bahwa itu hanya untuk berjaga-jaga apabila anjing melawan.

Dia juga menyebut anjing itu memiliki karakter yang rentan melawan.

Namun, dia membantah apabila kayu yang digunakan itu dipergunakan untuk memukul. 

Menurutnya, kayu digunakan untuk ditempelkan pada rantai anjing agar anjing bisa diamankan.

Halaman
1234
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved