Breaking News:

Terkini Daerah

Sosok Pemimpin Pinjol Ilegal yang Teror Ibu di Wonogiri hingga Akhiri Hidup, Uang Rp20 Miliar Disita

Bareskrim Polri berhasil meringkus MDA, pimpinan pinjaman online (online) yang meneror seorang ibu di Wonogiri hingga mengakhiri hidup.

Tribunnews.com/Istimewa
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, penggerebekan itu dilakukan lima lokasi yakni di Ruko Kelapa Gading, Indo Tekno Nusantara Green Lake City, Ruko Karet Pasar Baru, Tanah Abang, dan di Kelapa Dua Tangsel. 

TRIBUNWOW.COM - Bareskrim Polri berhasil meringkus MDA, pimpinan pinjaman online (online) yang meneror seorang ibu di Wonogiri hingga mengakhiri hidup.

Dilansir TribunWow.com, MDA merupakan ketua Koperasi Simpan Pinjam Sosulis Andalan Bersama yang mengelola sejumlah pinjol ilegal.

Dirtipideksus Bareskrim, Brigjen Helmy Santika menyebut satu di antara pinjol ilegal yang dimpimpin MDA adalah Fulus Mujur yang meneror ibu di Wonogiri.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan uang senilai Rp 20,4 miliar.

"Dari saudari MDA uang senilai Rp 20,4 miliar pada rekening Bank Neo Commerce dengan nomor rekening 0100027003 atas nama KSP Solusi Andalan Bersama," ungkap Helmy, dikutip dari Tribunnews.com, Sabtu (23/10/2021).

Baca juga: Pencuri Kembalikan Sebagian Barang Curian lalu Kirim Surat, Ngaku Terpaksa seusai Terjerat Pinjol

Baca juga: Dikirimi Pinjol Uang padahal Tak Minta, Ibu Hamil Dipaksa Lunasi: Maki Saya Pakai Bahasa Hewan

Selain itu, pihak Bareskrim Polri juga menyita uang Rp11 juta terhadap rekening Bank Neo Commerce dengan nomor rekening 88840000009013 atas nama KSP Solusi Andalan Bersama.

"Disita akte pendirian KSP Solusi Andalan Bersama, perjanjian kerjasama dengan payment gateway, handphone."

Pendana pinjol ilegal tersebut merupakan seorang warga negara Tiongkok berinisial JS.

Diduga, JS mengelola sejumlah aplikasi pinjol ilegal yang beroperasi di Indonesia.

Korban Akhiri Hidup

WPS (38) nekat mengakhiri hidupnya seusai terjerat 23 pinjol ilegal sekaligus.

Ia mengakhiri hidup di rumahnya di Desa Selomarto, Giriwoyo, Wonogiri, Jawa Tengah, Sabtu (2/10/2021) lalu.

Sebelum mengakhiri hidupnya, WPS sempat curhat terlilit utang Rp 51,3 juta di 23 aplikasi pinjol.

Ibu rumah tangga di Wonogiri itu tak kuat terus diteror para kolektol pinjol ilegal tersebut.

"Yang kami ungkap, ini nyangkut ke peristiwa yang di Wonogiri, Jawa Tengah. Mungkin rekan-rekan sudah tahu ada ibu yang meninggal gantung diri," terang Helmy.

"Tim kami kemudian berangkat ke sana, kita explore, dari 23 pinjol nyangkut ke sini satu."

Baca juga: Telanjur Pinjam Uang Pinjol Ilegal? Mahfud MD Minta Jangan Dilunasi: Polisi akan Beri Perlindungan

Baca juga: Fakta Penggerebekan Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Karyawan WFH hingga Punya 8.000 Nasabah

Dalam kasus ini, polisi menetapkan tujuh orang tersangka.

Para tersangka itu ditangkap di lima wilayah di sekitar Jakarta.

Rinciannya, Perumahan Taman Kencana Cengkareng Jakarta Barat, Perumahan Long Beach Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara, Green Bay Tower Pluit Penjaringan Jakarta Utara, Apartemen Taman Anggrek Jakarta Barat, dan Apartemen Laguna Pluit Penjaringan Jakarta Utara.

Sebagian besar para tersangka yang ditangkap bekerja sebagai operator desk collection.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved