Breaking News:

Terkini Daerah

Dikirimi Pinjol Uang padahal Tak Minta, Ibu Hamil Dipaksa Lunasi: Maki Saya Pakai Bahasa Hewan

Saking takutnya diteror oleh jasa pinjol, ibu hamil 7 bulan khawatir keguguran anak yang dikandungnya.

Warta Kota/Miftahul Munir
Ancaman Keselamatan Masyarakat, Polres Metro Jakpus Gerebek Sindikat Pinjol. 

TRIBUNWOW.COM - Ibu hamil bernama Sari Eni (32) tengah stres lantaran terus-terusan ditagih oleh debt collector dari sebuah jasa pinjaman online (pinjol).

Eni diketahui tengah hamil tujuh bulan dan khawatir rasa stresnya akan memengaruhi kandungannya tersebut.

Menurut pengakuan Eni, dirinya sudah melunasi tagihan pertama namun dikirimi lagi oleh pinjol tersebut meskipun tak meminta.

Baca juga: Fakta Penggerebekan Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Karyawan WFH hingga Punya 8.000 Nasabah

Baca juga: Pinjam Rp 2,5 Juta Membengkak Jadi Rp 104 Juta, Dedy Luapkan Emosi ke Karyawan Pinjol Ilegal

Dikutip TribunWow.com dari WARTAKOTAlive.com, diketahui Eni meminjam uang lewat aplikasi pinjol bernama Daun Hijau.

Di awal Oktober 2021 lalu, ia meminjam uang sekira Rp 2 juta.

Namun dirinya mengaku saat itu hanya menerima uang sebesar Rp 1,3 juta dan diwajibkan mengembalikan uang sebesar Rp 2 juta dalam kurun waktu tujuh hari.

Takut diteror oleh debt collector, Eni langsung membayar pinjamannya sebelum lewat tujuh hari.

"Akhirnya saya kembalikan sekira Rp, 2 juta, saya lunasin, saya pikir sudah selesai dong, aplikasi saya hapus," kata Eni saat dikonfirmasi Wartakotalive.com, Rabu (20/10/2021).

Kemudian pada 15 Oktober, dirinya tiba-tiba mendapat pesan tagihan pinjol.

Eni heran sebab dirinya tak pernah meminjam lagi di pinjol tersebut.

Setelah mendownload aplikasi Daun Hijau lagi dan melakukan pengecekan, ternyata ia dikirimi uang tanpa sepengetahuannya.

Ia pun sudah melaporkan uang itu kepada customer pinjol karena memang ia tidak merasa meminjam.

Kini tagihan uang yang ada diaplikasi harus dibayarkan Eni sekira Rp 3 juta dalam waktu tujuh hari.

"Saya sudah ditagih sebelum jatuh tempo, selama penagihan itu mereka memaki-maki saya, menghujat saya, ngata-ngatain saya pakai bahasa hewan," ucapnya.

Kini Eni telah melaporkan kasus ini ke akun Instagram Kapolda Metro Jaya namun belum mendapatkan respons penindakan dari aparat.

Selain diteror lewat pesan, pihak pinjol sudah mengakses data teleponnya dan mengisi pesan kepada semua kontaknya.

Teman-temannya sudah mendapat pesan singkat pencarian atas nama dirinya dan diminta melunasi tagihan.

"Ya harapan saya ditindak saja, kalau saya duga sih dia ini ilegal, karena pas kita klik aplikasi Daun Hijau itu di dalamnya ada uang dana," tutur Eni.

Mahfud MD Minta Pinjol Ilegal Jangan Dilunasi

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD meminta kepada masyarakat Indonesia agar tidak melunasi jika sudah telanjur pinjam uang di pinjaman online (pinjol) ilegal.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved