Virus Corona
Di AS, Anak Usia 5-11 Tahun akan Segera Dapat Vaksin Covid-19, Kemenkes Buka Suara untuk Indonesia
Namun, menurut dia itu tidak menjadi protokol untuk anak-anak dapat kembali melakukan pembelajaran tatap muka (PTM).
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Amerika Serikat (AS) tengah mempersiapkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak berusia di bawah 12 tahun.
Hal ini dilakukan sembari menunggu hasil pengajuan izin darurat penggunaan vaksin Covid-19 Pfizer untuk anak usia di bawah 12 tahun kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA).
Terkait wacana tersebut, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan masih menunggu hasil uji klinis akhir dari Pfizer.
Baca juga: Studi Ungkap Faktor-faktor yang Bikin Pasien Long Covid Alami Masalah Kesehatan Mental
Baca juga: Hindari Kenaikan Kasus Covid-19 pada Anak, Terapkan 5 Cara Mudah Ini Mulai Sekarang
"Untuk penelitian vaksinasi pada anak bawah 12 belum selesai. Memang Pfizer pernah mengumumkan anak di atas 5 tahun, diberikan vaksinasi setengah dosis mendapatkan hasil yang baik," paparnya dalam seminar virtual yang diselenggarakan Prakarsa, Kamis (21/10/2021), dikutip dari Tribunnews.com.
Namun, menurut dia itu tidak menjadi protokol untuk anak-anak dapat kembali melakukan pembelajaran tatap muka (PTM).
PTM akan tetap berjalan di masa pandemi Covid-19 dengan prtotokol sendiri yang telah disiapkan.
"Namun tidak perlu menunggu vaksinasi untuk bawah usia 12 tahun baru mengikuti PTM. Kita tahu PTM adalah suatu yang harus menjadi komitmen bersama baik pihak sekolah, anak didik dan orangtua," tegasnya.
Penularan, kata Nadia tidak terjadi hanya di sekolah. Tapi bisa saat perjalanan menuju sekolah atau aktivitas dalam keluarga.
Proses PTM tentu harus merujuk Pada SKB 4 Menteri serta pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat.
Sebelumnya, Pemerintahan Amerika Serikat atau Gedung Putih mengumumkan bahwa pihaknya berencana akan memberikan vaksin Covid-19 kepada anak usia di bawah 12 tahun setidaknya bulan depan.
Baca juga: Hindari Kenaikan Kasus Covid-19 pada Anak, Terapkan 5 Cara Mudah Ini Mulai Sekarang
Dilansir dari CNN, Gedung Putih dikatakan telah mengamankan pasokan vaksin yang cukup untuk memvaksinasi 28 juta anak usia 5 hingga 11 tahun yang akan memenuhi syarat untuk vaksinasi.
Untuk diketahui dosis vaksin untuk anak-anak dan orang dewasa berbeda, anak-anak akan diberikan sepertiga dari dosis vaksin dewasa.
Rencananya vaksin untuk anak-anak juga akan dilakukan di lebih dari 25 ribu kantor perawatan anak dan primer, ratusan layanan kesehatan masyarakat, pusat dan klinik kesehatan pedesaan serta puluhan ribu apotek untuk memberikan suntikan, menurut Gedung Putih.
"Kami tahu jutaan orang tua telah menunggu vaksin Covid-19 untuk anak-anak dalam kelompok usia ini. Dan jika FDA dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengesahkan vaksin, kami akan siap untuk disuntik," Direktur Tanggap Covid-19 Gedung Putih Jeff Zients, Rabu (20/10/2021).
"Anak-anak memiliki kebutuhan yang berbeda dari orang dewasa dan perencanaan operasional kami diarahkan untuk memenuhi kebutuhan khusus tersebut, termasuk dengan menawarkan vaksinasi di tempat yang sudah dikenal dan dipercaya oleh orang tua dan anak-anak."
Pihak Pfizer mengatakan bulan lalu bahwa uji coba menunjukkan vaksin Covid-19-nya aman dan menghasilkan respons antibodi kuat pada anak-anak usia 5 hingga 11 tahun.
Uji coba ini melibatkan 2.268 peserta berusia 5 hingga 11 tahun dan dua dosis vaksin yang diberikan.
Percobaan ini menggunakan dosis 10 mikrogram atau lebih kecil dari dosis 30 mikrogram yang telah digunakan untuk mereka yang berusia 12 tahun ke atas.
Respon imun diukur dengan melihat tingkat antibodi penetralisir dalam darah mereka dan membandingkan tingkat tersebut dengan kelompok kontrol berusia 16 hingga 25 tahun yang diberi rejimen dua dosis dengan dosis 30 mikrogram yang lebih besar.
Pfizer mengatakan bahwa tingkat tersebut sebanding dengan orang tua yang menerima dosis yang lebih besar, menunjukkan respon imun yang kuat dalam kelompok anak-anak ini satu bulan setelah dosis kedua.
Ahli Bedah AS Dr. Vivek Murthy mengatakan bahwa pejabat kesehatan AS ingin mempersiapkan anak-anak agar bisa mendapatkan vaksin sesegera mungkin.
Dia mengatakan pemerintah telah bekerja selama beberapa minggu hingga bulan terakhir untuk mempersiapkan keputusan dari FDA dan CDC.
Persiapan ini termasuk memastikan ada cukup pasokan untuk setiap anak dalam rentang usia 5 hingga 11 tahun.
Kemudian pemerintah juga memastikan ada puluhan ribu lokasi di mana orang bisa mendapatkan vaksin.
"Para ahli juga akan memastikan bahwa orang tua memiliki jawaban atas pertanyaan mereka dan informasi ilmiah yang akurat yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan," kata Murthy.
Dia mengatakan bahwa memastikan bahwa orang tua memiliki jawaban atas pertanyaan mereka adalah sangat penting, dan karena itu mereka telah bekerja keras dengan dokter, perawat, guru, orang tua dan organisasi masyarakat lainnya.
Mereka akan bekerja keras untuk memastikan bahwa orang dapat memperoleh jawaban atas pertanyaan mereka dari sumber terpercaya. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)
Baca Artikel Terkait Covid-19 Lainnya
Sebagian artikel ini diolah dari Tribunnews.com yang berjudul Kata Siti Nadia Tarmizi Soal Wacana Pemberian Vaksin Covid-19 untuk Anak di Bawah 12 Tahun