Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Kuasa Hukum Sebut Tak akan Tutupi Fakta, Tegaskan Yosef Juga Anggota Keluarga Korban Kasus Subang

Sebagai kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat mengaku tak memiliki kapasitas sebagai penyidik tetapi tak akan menutupi fakta apa pun dalam kasus Subang.

Kolase YouTube tvOnenews dan Tribun Jabar/Dwiki MV
Yosef (55), saat selesai menjalani pemeriksaan tambahan di Satreskrim Polres Subang, Rabu (29/9/2021). Terbaru, Yosef sedang mengurus surat ahli waris untuk mengakses/memblokir rekening milik almarhumah Tuti (kiri) dan Amalia (kanan). Sebagai kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat mengaku tak memiliki kapasitas sebagai penyidik tetapi tak akan menutupi fakta apa pun dalam kasus Subang, sebut Yosef juga anggota keluarga Tuti serta Amalia. 

TRIBUNWOW.COM – Kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat, secara terus terang menjelaskan posisinya terkait kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.

Pihaknya mengaku hanya memiliki kapasitas untuk mendampingi kliennya, Yosef, sebagai satu di antara saksi kunci kasus pembunuhan yang menewaskan istrinya, Tuti Suhartini (56) dan putrinya, Amalia Mustika Ratu (23).

Selama kasus yang akrab disebut ‘Kasus Subang’ itu bergulir, Rohman Hidayat mengatakan segala asumsi liar yang berkembang di masyarakat juga sangat merugikan Yosef.

Polisi berpakaian biasa mendatangi lokasi kejadian perampasan nyawa ibu dan anak di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Minggu (3/10/2021).
Polisi berpakaian biasa mendatangi lokasi kejadian perampasan nyawa ibu dan anak di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Minggu (3/10/2021). (Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati)

Baca juga: Alibi Yosef Sebelum Tuti dan Amalia Ditemukan Tewas Terbunuh di Subang, Bisa Diperkuat 5 Sosok Ini

Baca juga: Pernyataan Danu soal Kasus Subang Jadi Polemik, Kades Jalancagak Mengaku Tahu Fakta Sebernarnya

Hal itu diungkapkannya dalam wawancara yang diunggah kanal YouTube KompasTV pada Jumat (22/10/2021).

“Saya bersama rekan-rekan tidak sedang dalam kapasitas menjadi penyidik, kami hanya mendampingi klien kami, memberikan bantuan hukum, hanya ingin menempatkan posisinya sebagaimana mestinya,” kata Rohman Hidayat dikutip dari YouTube KompasTV, Jumat (22/10/2021).

Menurutnya, dia memiliki keterbatasan di mana hanya dapat memberikan bantuan hukum kepada Yosef.

Sebagai seorang kuasa hukum, Rohman Hidayat tak memiliki kapasitas untuk ikut menyelidiki kasus yang menewaskan istri dan anak perempuan kliennya.

Tetapi, pihaknya memastikan tidak akan menutupi fakta apapun.

“Saya bersama rekan-rekan tidak sedang dalam kapasitas menjadi penyidik, kami hanya mendampingi klien kami, memberikan bantuan hukum, hanya ingin menempatkan posisinya sebagaimana mestinya,” jelasnya.

“Kami tidak menutupi fakta-fakta yang ada atau mencari-cari fakta, fungsi kami bukan menyelidiki, fungsi kami hanya memastikan proses hukum ini berjalan dengan benar.”

Kasus Subang yang tak kunjung menemui titik akhir dan semakin berlarut-larut, tak ayal membuat Rohman Hidayat mendesak kepolisian agar bisa segera menentukan pelaku.

Terlebih lagi, banyak asumsi liar dan tudingan miring yang berkembang di masyarakat menuduh Yosef terlibat dalam kasus pembunuhan di Subang tersebut.

Rohman Hidayat mengaku hal itu sangat merugikan Yosef, yang juga ditegaskannya adalah anggota keluarga kedua korban.

“Keluarga almarhum (Tuti dan Amalia) bukan hanya kakak adiknya saja, tetapi Pak Yosef juga suaminya adalah keluarganya. Jadi ya sangat merasa dirugikan dalam hal ini,” papar Rohman.

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada pihak berwenang agar bisa segera mengungkap pelaku secepatnya, agar tidak ada fitnah yang berkepanjangan.

“Jadi kita berharap penyidik segera menemukan pelakunya dengan petunjuk-petunjuk yang ada,” katanya.

“Segera ditetapkan pelakunya, supaya jelas, tidak ada tudingan-tudingan dan fitnah-fitnah lagi.”

Terkait dengan kasus Subang, kepolisian sudah melakukan berbagai upaya untuk bisa dapatkan bukti serta petunjuk yang mengarah pada pelaku.

Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), autopsi ulang terhadap kedua jasad korban, hingga pemanggilan 54 saksi sudah dilakukan oleh penyidik.

Baru-baru ini, Yosef juga diketahui kembali dipanggil oleh pihak berwajib pada Kamis (21/10/2021).

Halaman
1234
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved