Breaking News:

Pembunuhan di Subang

2 Bulan Kasus Subang, Kelelahan Juga Disebut Jadi Alasan Yoris dan Danu Gunakan Jasa Pengacara

Mereka disebut memiliki sejumlah alasan termasuk kelelahan dalam mengikuti proses penyelidikan. 

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
youtube kompastv
Foto kiri: Yoris saat menunggu Yosef di Kantor Kepala Desa Jalancagak, Subang, Jawa Barat, Senin (4/10/2021). Foto kanan: Muhammad Ramdanu alias Danu yang berstatus sebagai keponakan dari korban Tuti, dicurigai terlibat dalam kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55), dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23), 

TRIBUNWOW.COM - Penyelidikan kasus pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23)  yang ditemukan tewas di rumahnya di Subang, Jawa Barat sudah memasuki bulan kedua. 

Pihak keluarga korban, terutama anak Tuti, Yoris dan keponakan Tuti, Danu yang berstatus sebagai saksi baru memutuskan untuk menggunakan jasa pengacara untuk memberi bantuan hukum dalam kasus ini.

Mereka disebut memiliki sejumlah alasan termasuk kelelahan dalam mengikuti proses penyelidikan. 

Baca juga: Ingin Percepat Pengungkapan Kasus Subang, Dua Tim Pengacara Dikerahkan untuk Dampingi Yoris dan Danu

Baca juga: Soal DNA dan Jejak di TKP Kasus Subang, Polda Jabar Disebut akan Dalami Pengakuan Danu

"Keluarga ini, sudah capek, sudah lelah, artinya ketika hadirnya pengacara, semua akan kita serahkan kepada kuasa hukum," kata pihak keluarga korban, Indra Zainal Alim yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Jalancagak, Subang, dalam Youtube Kompas TV, Selasa (19/10/2021). 

Selain karena kelahan, alasan lain pihak keluarga menggunakan jasa pengacara adalah agar kasus ini bisa segera terungkap. 

"Pertama alasannya agar lebih membantu mempercepat pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini," katanya. 

Yoris dan Danu memang dianggap saksi penting dalam kasus ini. 

Mereka berkai-kali dipanggil pihak kepolisian untuk diperiksa sebagai saksi. 

Lamanya proses pengungkapan kasus ini juga berdampak panjang bagi mereka berdua. 

Kini Yoris telah meninggalkan pekerjaannya sebagai Ketua Yayasan Bina Prestasi Nasional yang didirikan ayahnya, Yosef. 

Baca juga: Jasad Korban Kasus Subang Simpan Petunjuk Emas, Dokter Ahli Forensik Temukan Bukti Jejak Pelaku?

Begitu juga Danu yang mengaku masih trauma terhadap kasus ini karena merasa ada pihak yang menuduhnya sebagai pelaku. 

Meski prosesnya berlangsung lama, Indra yakin bahwa kasus ini akan segera terungkap. 

"Kasus ini, saya yakin pihak kepolisian secara maksimal, dan saya tahu sendiri, saya dari awal mendampingi mereka, mungkin ini Allah belum mengizinkan. Kita tinggal menunggu waktu saja, saya yakin pihak kepolisian bisa mengungkap ini semua," katanya. 

Tonton videonya:

Sebelumnya, diketahui mereka sudah menandatangai surat kuasa bagi kuasa hukum dari Kantor Kantor Pengacara Achmad Taufan Soedirjo (ATS) Law and Partners pada Selasa (19/10/2021). 

Selain memberikan pendampingan hukum, pengacara Yoris dan Danu, Achmad Taufan Soedirjo juga menyebut akan fokus melawan isu-isu yang mengarah kepada Yoris dan Danu sebagai pelaku kasus itu. 

"Jadi kita di sini akan membantu Pak Yoris dan Pak Danu dari sisi hukum dan juga akan meluruskan semua yang mengarah dan menerpa, isu-isu yang berkembang selama ini ke arah mereka berdua," katanya, dalam konferensi pers di Kantornya yang ditayangkan di Youtube Heri Susanto, Selasa (19/10/2021).

Hal itu disampaikan karena pihak pengacara yakin bahwa Yoris dan Danu bukan pelaku pembunuhan tersebut.

Achmad menyebut bahwa tim kuasa hukum bersama Yoris dan Danu telah melakukan gelar perkara secara internal.

Halaman
123
Sumber: Kompas TV
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved