Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Geram Kasus Pembunuhan di Subang Dikaitkan dengan Hal Mistis, Pengacara Yosef: Itu Berbahaya

Pihak pengacara Yosef dan Mimin akan laporkan para pembuat konten YouTube yang mengaitkan kasus Subang dengan hal-hal mistis.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Lailatun Niqmah
Kompas TV
Saksi dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, Yosef, (kanan) dan Pengacaranya, Rohman Hidayat (kiri) dalam tayangan AIMAN yang diunggah di Youtube Kompas TV, Selasa (28/9/2021). Rohman sebut tak segan ambil upaya hukum jika ada pihak yang memfitnah kliennya. 

TRIBUNWOW.COM - Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, kini semakin pelik.

Kasus kematian Tuti Suhartini (54) dan Amalia Mustika Ratu (23) diwarnai oleh asumsi liar dari sejumlah pihak.

Hal itu lantaran kasus pembunuhan di Jalancagak, Subang, Jawa Barat, hingga kini masih belum terungkap.

Barang-barang polisi bekas autopsi atau membedah jasad Amalia dan Tuti di kasus Subang masih berserakan di sekitar makam korban perampasan nyawa anak dan ibu.
Barang-barang polisi bekas autopsi atau membedah jasad Amalia dan Tuti di kasus Subang masih berserakan di sekitar makam korban perampasan nyawa anak dan ibu. (Tribun Jabar / Dwiky Maulana)

Baca juga: Hampir 2 Bulan Kasus Pembunuhan di Subang, Begini Kondisi Terbaru Yayasan Tempat 2 Korban Bekerja

Pihak kuasa hukum Yosef selaku keluarga korban kini mendesak para konten kreator YouTube tidak mengaitkan kasus Subang dengan hal-hal mistis.

Pasalnya, saat ini berseliweran konten-konten video di YouTube mengaitkan kasus pembunuhan di Subang dengan hal gaib.

Bahkan, pihak Yosef dan istri mudanya, Mimin, tak segan akan mengambil langkah hukum.

"Jangan kemudian konten-konten mistis di hubung-hubungkan dengan perkara yang sedang berjalan, itu berbahaya," kata Rohman Hidayat dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id, Kamis (14/10/2021).

Selain konten yang mengaitkan pada hal-hal mistis, sejumlah kreator juga dianggap menyudutkan Yosef dan Mimin.

Baca juga: Konten Mistis Kasus Subang Disebut Berbahaya, Kuasa Hukum: Jangan Dihubungkan dengan Perkara

Baca juga: Yayasan Bermasalah karena Kasus Subang, Yosef Ingin Pelaku Ditangkap, Pengacara: Ini Tak Mudah

Padahal, para konten kreator hingga media seharusnya turut memberikan pesan edukatif pada masyarkat di balik upaya polisi mengungkap kasus tersebut.

"Kita ingin sampaikan harusnya dalam masalah ini juga ada pesan edukatifnya bahkan harusnya media juga empati terhadap keluarga korban," ucapnya.

Rohman Hidayat bersama Yosef sangat mempercayai kinerja polisi yang dengan teliti dan telaten mencari pelaku kasus perampasan nyawa tersebut.

"Saya tentunya sangat apresiasi pihak kepolisian yang sejauh ini masih fokus pada petunjuk-petunjuk yang ada di kepolisian, tidak terpengaruh oleh isi konten-konten tersebut, apalagi konten mistis sangat merugikan klien kami," katanya.

Akan Dijerat UU ITE

Pengacara Yosef, Rohman Hidayat menyebut telah melaporkan sejumlah konten yang tersebar di YouTube yang menyudutkan kliennya, terkait kasus pembunuhan ibu dan anak, yaitu Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) yang ditemukan tewas di Subang, Jawa Barat. 

Kini, kasusnya tengah ditanyani di Polda Jawa Barat untuk melihat apakah konten yang dibuat termasuk menyebarkan berita bohong.

"Saya juga sudah konsultasi ada beberapa video berapa Youtuber juga, YouTuber lokal di Subang juga ada sudah dilaporkan, sekarang sedang dianalisa oleh teman-teman penyidik Polda," katanya, Kamis (14/10/2021), dikutip dari Tribun Jabar.

Namun Rohman tidak menjelaskan konten apa yang dimaksud dan siapa yang telah dilaporkannya. 

Hal ini juga merupakan tindak lanjur dari konsultasinya kepada Kanit Cyber Crime Polda Jawa Barat yang diketahui terjadi pada Kamis (7/10.2021).

Rohman sebelumnya juga diketahui berkali-kali memberi peringatan agar masyarakat tidak berspekulasi liar terhadap kasus ini dan membuat opini yang tidak berdasar. 

"Ya jadi begini, konten yang berkaitan dengan konten pemberitaan kasus Subang ini saya sudah warning, sekali lagi buat siapapun di luar sana yang sengaja atau tidak sengaja menyebarkan berita bohong, saya pastikan akan melaporkan ke Polda Jawa Barat Cyber Crime," ucap Rohman.

Baca juga: Begini Nasib Yayasan Milik Yosef dan Kaitannya dengan Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Rohman akan menggunakan Undang-Undang ITE untuk menghentikan konten-konten yang meresahkan bagi Yosef

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved