Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Ada Barang Bukti Tertinggal di TKP Pembunuhan Ibu dan Anak, Pengacara Yosef: Kita Tidak Bisa Ambil

Ada barang bukti penting yang masih tertinggal di TKP pembunuhan ibu dan anak di Jalancagak, Subang, Jawa Barat.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Mohamad Yoenus
Tribun Jabar / Dwiky Maulana
Barang-barang polisi bekas autopsi atau membedah jasad Amalia dan Tuti di kasus Subang masih berserakan di sekitar makam korban perampasan nyawa anak dan ibu. Terbaru, ada barang bukti penting yang masih tertinggal di TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang, Rabu (13/10/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Pengusutan kasus pembunuhan ibu dan anak di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Subang, Jawa Barat, masih terus bergulir.

Berbagai cara telah dilakukan polisi guna mengungkap kasus pembunuhan Tuti Suhartini (54) dan Amalia Mustika Ratu (23).

Kini, ada upaya baru yang dilakukan polisi guna mengungkap kasus pembunuhan 18 Agustus 2021.

Yoris (kiri) dan Yosef (kanan) beserta tim kuasa hukumnya saat akan memasuki salah satu bank swasta di Kabupaten Subang, Selasa (12/10/2021).
Yoris (kiri) dan Yosef (kanan) beserta tim kuasa hukumnya saat akan memasuki salah satu bank swasta di Kabupaten Subang, Selasa (12/10/2021). (Kolase youtube kompastv dan Tribun Jabar/Dwiki MV)

Baca juga: Polda Jabar Bilang Begini soal Perkembangan Kasus Pembunuhan di Subang, Masih Lama Terungkap?

Tim gabungan dari Polres Subang, Polda Jabar, dan Bareskrim Polri ingin menelusuri aliran dana di rekening milik Amalia.

Hal itu dilakukan dengan cara mencetak rekening koran milik Amalia dengan harapan bisa dijadikan petunjuk.

Kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat mengatakan, saat ini polisi baru memeriksa rekening koran milik Amalia saja.

Namun ke depan, rekening milik Tuti juga akan diperiksa.

"Harapannya dari rekening koran atau transaksi yang ada dalam rekening koran ada petunjuk untuk penyidikan, mengenai aliran dana uang masuk dan ke luar," ujar Rohman dikutip TribunWow.com dari TribunCirebon.com, Rabu (13/10/2021).

Pemeriksaan buku rekening tersebut melibatkan Yosef dan Yoris selaku ahli waris.

Oleh karena itu, keduanya dipertemukan langsung di bank guna diminta membuka rekening milik korban yang selanjutnya dilakukan analisa oleh penyidik.

"Pengecekan dilakukan oleh penyidik, kita hanya diminta sebagai ahli waris saja yang berkepentingan dengan rekening tersebut."

"Sementara ini baru rekening Amel, ada dua rekening Amel kalau tidak salah," katanya.

Baca juga: Pengusutan Rekening Korban Pembunuhan Subang Sempat Tertunda, Ternyata Ada yang Tertinggal di TKP

Baca juga: Yoris Ungkap Alami Mimpi Serupa dengan Istrinya, Ada Sosok Korban Pembunuhan di Subang, Apa Isinya?

Rohman menegaskan, penyidik Polres Subang sudah meminta izin kepada ahli waris untuk membuka tabungan milik Amel.

Sayangnya, rencana pemeriksaan tersebut sempat tertunda lantaran masih ada yang belum dilengkapi.

Pasalnya, barang-barang milik korban yang digunakan untuk proses tersebut ternyata masih berada di tempat kejadian perkara (TKP).

"Ada keterlambatan data di TKP yang tidak bisa diambil pihak kita, makanya kita menyerahkan ke pihak kepolisian kelengkapan data di TKP seperti surat nikah Yosef dan Bu Mimin, kemudian akta kelahiran Amel, Yosef dan Yoris itu ada di TKP dan belum bisa kita lengkapi, barusan saya dapat kabar barusan lengkap," ucapnya.

Diketahui, TKP tempat pembunuhan Tuti dan Amalia kini masih disegel hanya bisa dimasuki oleh aparat.

Sebelumnya, kedua korban ditemuan tewas mengenaskan dalam kondisi tak berbusana di dalam mobil Alphard mereka yang diparkir di halaman rumah, 18 Agustus 2021 lalu.

Jasad keduanya sempat dimandikan oleh pelaku dan TKP sempat dibersihkan.

Hal itu lah yang membuat hingga kini polisi masih kesulitan.

Baca juga: Fakta Yosef Jelang Pengungkapan Kasus Subang, Konsultasi dengan Cyber Crime hingga Sempat Kelelahan

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved