Breaking News:

Virus Corona

Ahli Peringatkan Masalah Jantung bagi Penyintas Covid-19, Bisa Terjadi pada Anak

Ahli jantung dari Johns Hopkins Medicine, Wendy Post, M.D mengingatkan bahaya penyakit jantung pada pasien yang sembuh dari Covid-19.

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
NHS.uk
Ilustrasi kelelahan. Kelelahan yang disertai peningkatan detak jantung ketika mengalami aktivitas ringa, bisa jadi disebabkan masalah jantung. 

TRIBUNWOW.COM - Ahli jantung dari Johns Hopkins Medicine, Wendy Post, M.D mengingatkan bahaya penyakit jantung pada pasien yang sembuh dari Covid-19.

Dia menyebut virus penyebab Covid-19 bisa menyebabkan kerusakan otot jantung dan penurunan fungsi jantung. 

Dilansir dari situs Johns Hopkins Medicine, dijelaskan bahwa ada beberapa alasan yang menyebabkan penyintas Covid-19 bisa mengalami masalah jantung.

Baca juga: Long Covid pada Anak Bisa Bertahan hingga 3 Bulan, Kenali Risiko dan Gejala yang Sering Terjadi

Baca juga: Gejala Kelelahan setelah Isolasi Mandiri Covid-19 Disebut Bikin Stres, Bagaimana Rasanya?

Sel-sel di jantung memiliki reseptor angiotensin converting enzyme-2 (ACE-2) tempat Virus Corona menempel sebelum memasuki sel.

Kerusakan jantung juga bisa disebabkan oleh tingginya tingkat peradangan yang beredar di dalam tubuh.

Saat sistem kekebalan tubuh melawan virus, proses peradangan dapat merusak beberapa jaringan sehat, termasuk jantung.

Selain itu, infeksi Covid-19 juga mempengaruhi permukaan bagian dalam pembuluh darah dan arteri, yang dapat menyebabkan peradangan pembuluh darah, kerusakan pada pembuluh darah yang sangat kecil dan pembekuan darah.

Diketahui semuanya dapat mengganggu aliran darah ke jantung atau bagian tubuh lainnya.

“Covid-19 yang parah adalah penyakit yang memengaruhi sel endotel, yang membentuk lapisan pembuluh darah,” kata Post.

Ciri dari masalah jantung pada penyintas Covid-19 yang harus diperhatikan adalah perubahan irama jantung atau detak jantung.

Baca juga: Termasuk Lambat Berpikir dan Jadi Pelupa, Benarkah Pasien Covid-19 Ringan Bisa Alami Gangguan Otak?

Penyintas Covid-19 perlu menghubungi dokter bahkan jika ada peningkatan sementara detak jantung dapat disebabkan oleh banyak hal, termasuk dehidrasi.

Karena itu, pastikan juga untuk minum cukup cairan, terutama jika mengalami demam.

Gejala irama jantung yang cepat atau tidak teratur mungkin termasuk:

- Merasa jantung Anda berdetak cepat atau tidak teratur di dada Anda (palpitasi)

- Merasa pusing atau pusing, terutama saat berdiri

Halaman
123
Tags:
Virus CoronaCovid-19Penyakit jantung
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved