Breaking News:

Terkini Daerah

Ibu di Blitar Tewas Babak Belur di Kasur, sang Anak Tidur Nyenyak di TKP saat Korban Dibunuh

Seorang wanita berinisial EN (57) ditemukan tewas dalam kondisi tragis di kamarnya yang diduga korban dianiaya hingga tewas.

surya/imam taufiq
Korban berinisial BSK diangkat warga karena ditemukan pingsan di tebing sungai dengan kondisi penuh luka, Kamis (7/10/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Masih belum diketahui apa penyebab tewasnya EN (57), seorang penjual jamu keliling atau bakul jamu yang ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan.

Luka hantaman benda tumpul ditemukan di sekujur tubuh korban yang terlentang di kasur kamarnya di Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Rabu (6/10/2021).

Dalam kasus ini ada beberapa temuan yang nampak janggal.

Baca juga: 3 Bulan Bawa Celurit Cari Selingkuhan Istrinya, Pria di Palembang Pasrah Sudah Tak Dicintai

Baca juga: Tak Izin Cek WhatsApp Milik Suami, Istri di Lampung Dijambak dan Dipukuli: Saya Enggak Mau Ditalak

Dikutip TribunWow.com dari SURYA.co.id, hal aneh pertama adalah pengakuan anak korban yang ada di tempat kejadian perkara (TKP).

Anak sulung korban R disebut tengah tidur ketika pembunuhan terjadi.

Anehnya, R terus tidur hingga korban ditemukan oleh adiknya yakni B.

R sendiri terbangun gara-gara B yang histeris menemukan jasad sang ibu dalam kondisi tragis.

Bahkan kasur tempat EN ditemukan menjadi basah karena darah.

"Bersamaan itu, tetangganya juga mendengar jeritan (B) sehingga berdatangan," ungkap Kapolsek Garum, Iptu Burhanudin, Kamis (7/10/2021).

Setelah R terbangun, tetangga korban mulai berdatangan ke rumah korban.

"Dari bekas lukanya, sepertinya bekas dipukul benda tumpul hingga korban berakhir dengan seperti itu (tewas)," kata Iptu Burhanudin.

Keanehan kedua adalah posisi suami korban yakni BA (62).

Sementara ini diduga korban dihabisi oleh BA lantaran keduanya disebut kerap cekcok.

Menurut pengakuan anak bungsu korban, dirinya sempat melihat ayahnya sedang duduk di dekat rumah sebelum menemukan jasad sang ibu pada Rabu (6/10/2021).

Namun ketika ia histeris mendapati ibunya meninggal, BA tiba-tiba menghilang dan tak dapat ditemukan di mana-mana.

BA baru ditemukan keesokan harinya pada Kamis (7/10/2021) dalam kondisi luka parah.

Luka BA diduga diakibatkan karena terjatuh dari plengsengan Sungai Gelondong, sekitar 500 meter dari rumahnya.

"Korban (Basuki) selamat namun kondisinya pingsan saat ditemukan. Sebab, di tubuhnya terdapat banyak luka. Luka itu karena diduga terkena benturan plengsengan batu di sungai itu," kata Iptu Burhanudin.

Pencarian BA saat itu sempat melibatkan polisi karena warga sekitar tak mampu menemukan.

Hingga akhirnya BA ditemukan oleh petugas KAI yang sedang mengecek bantalan rel.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved