Virus Corona
Hindari saat Isolasi Mandiri, Perokok Bisa Alami Sakit Lebih Parah ketika Terinfeksi Covid-19
Pakar mengatakan jika perokok bisa mengalami sakit yang lebih parah dibanding bukan perokok ketika terinfeksi Covid-19.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Mereka menemukan bahwa kecenderungan genetik untuk merokok dikaitkan dengan risiko infeksi 45 persen lebih tinggi dan risiko masuk rumah sakit 60% lebih tinggi untuk Covid-19.
Predisposisi genetik untuk merokok berat dikaitkan dengan risiko infeksi lebih dari dua kali lipat, peningkatan lima kali lipat dalam risiko masuk rumah sakit, dan peningkatan sepuluh kali lipat dalam risiko kematian akibat virus, tim menemukan.
“Hasil kami sangat menyarankan bahwa merokok terkait dengan risiko Anda terkena Covid yang parah, dan seperti halnya merokok memengaruhi risiko penyakit jantung, kanker yang berbeda," kata Clift.
"Dan semua kondisi lain yang kami tahu terkait dengan merokok, tampaknya itu sama untuk Covid. Jadi sekarang mungkin saat yang tepat untuk berhenti merokok dan berhenti merokok."
Rutin Minum Kopi Berpotensi Cegah Covid-19
Berbeda dengan merokok, aktivitas meminum kopi justru dikaitkan dengan berkurangnya risiko terpapar Covid-19.
Pakar di Universitas Gajah Mada (UGM) baru-baru ini menyebut jika kopi berpotensi mencegah paparan Covid-19.
Menurutnya itu karena efek antioksidan yang didapat dengan sangat baik ketika meminum kopi.
Hal itu disampaikan oleh Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM), Prof. Sri Anggrahini dalam pidato ilmiah yang berjudul 'Kopi untuk Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19' di acara Dies Natalis ke-58 FTP UGM.
Menurutnya dalam studi di luar negeri, kopi juga menempati peringkat utama sebagai asupan untuk mencegah Covid-19.
Selama ini kopi lebih dikenal sebagai minuman untuk mencegah rasa kantuk dan menambah semangat atau energi.
Tetapi, kandungan polifenol dan fenolik yang memiliki sifat antioksidan dikatakan juga berfungsi untuk menjaga kekebalan tubuh.
Selain mencegah paparan Covid-19, kopi juga dikatakan bisa berguna untuk mendeteksi seseorang ketika terinfeksi Covid-19.
Terutama dengan orang yang memiliki gejala awal anosmia.
"Umumnya penderita Covid-19 mengalami gejala hilangnya indera penciuman atau anosmia. Kopi bisa digunakan untuk mendeteksi gejala tersebut karena memiliki rasa dan aroma yang kuat," ungkap Sri, dilansir dari Kompas.com, Selasa (21/9/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/larangan-merokok.jpg)