Breaking News:

Konflik di Afghanistan

Taliban Kembali Umumkan Pejabat Baru Afghanistan, Tetap Tak Ada Perempuan

Taliban kembali umumkan susunan kabinet terbaru dengan tanpa melibatkan perempuan, minta PBB dan dunia internasional akui pemerintahan Afghanistan

AFP
Pejuang Taliban berdiri di atas kendaraan polisi yang rusak di sepanjang pinggir jalan di Kandahar, Afganistan, pada 13 Agustus 2021. Taliban kembali umumkan susunan kabinet terbaru dengan tanpa melibatkan perempuan, minta PBB dan dunia internasional akui pemerintahan Afghanistan pada Selasa (21/9/2021). 

Mujahid juga memberikan tanggapan atas pembatasan anak perempuan untuk menerima pendidikan di sekolah menengah.

Dia mengatakan keputusan itu hanya sementara dan akan segera diumumkan kapan anak perempuan bisa kembali ke sekolah.

Baca juga: Taliban Hanya Sebut Anak Laki-laki dalam Pembukaan Kembali Sekolah, Nasib Perempuan Dipertanyakan

Namun, Mujahid tidak memberikan keterangan lebih lanjut selain pernyataan Taliban sedang membuat perencanaan untuk memungkinkan anak perempuan mendapat pendidikan di jenjang sekolah menengah sebagaimana laki-laki.

Sejak Taliban mengambil alih kekuasaan di Kabul pada 15 Agustus lalu, sekolah-sekolah sudah ditutup.

Membatasi pendidikan anak perempuan di sekolah menengah sama saja dengan menghalangi mereka melanjutkan ke jenjang selanjutnya.

Para siswi dan orang tua mengatakan kekhawatiran mereka .

 “Saya sangat khawatir tentang masa depan saya,” kata seorang siswi Afghanistan, dikutip dari BBC pada Sabtu (18/9/2021).

“Semuanya terlihat sangat suram. Setiap hari saya bangun dan bertanya pada diri sendiri mengapa saya hidup? Haruskah saya tinggal di rumah dan menunggu seseorang mengetuk pintu dan meminta saya untuk menikah dengannya? Apakah ini tujuan menjadi seorang wanita?,” tambahnya.

Sementara, ayah dari siswi itu mengungkapkan keinginannya agar putrinya bisa mendapat pendidikan.

“Ibuku buta huruf, ayahku terus-menerus menggertaknya dan menyebutnya bodoh. Aku tidak ingin putriku menjadi seperti ibuku,” katanya.

Baca juga: Taliban Tak Izinkan Wanita Afghanistan Bekerja dengan Pria, Ini Alasannya

Sebelumnya, di beberapa sekolah Afghanistan yang sudah berhasil beroperasi, siswa perempuan sekolah dasar juga ikut hadir dalam kegiatan belajar mengajar, dilansir dari Al Jazeera pada Jumat (17/9/2021).

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved