Breaking News:

Virus Corona

Seusai Isolasi Mandiri Risiko Pasien Covid-19 Alami Penyakit Ginjal Meningkat? Simak Penjelasannya

Risiko penyakit ginjal kini juga dikaitkan dengan infeksi Covd-19, khususnya para penyintas.

kidney.org
Ilustrasi ginjal dan urine. Penyintas Covid-19 dikatakan memiliki risiko penyakit ginjal yang lebih tinggi. 

TRIBUNWOW.COM - Risiko penyakit ginjal kini juga dikaitkan dengan infeksi Covd-19, khususnya para penyintas.

Penyintas Covid-19 meski dengan kasus yang ringan dikatakan memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit ginjal. 

Disfungsi dan penyakit ginjal cenderung bebas dari rasa sakit dan gejala lainnya, sehingga hal ini mungkin tidak disadari hingga pasien benar-benar mengalami sakit yang parah. 

Baca juga: Termasuk OTG, Ini Alasan Mengapa Pasien Covid-19 Sebaiknya Tidak Olahraga saat Isolasi Mandiri

Baca juga: Gejala Umum saat Isolasi Mandiri, Ini Bedanya Sakit Tenggorokan akibat Covid-19 dan Sebab Lain

Bahkan disfungsi ginjal kerap disebut sebagai silent killer.

National Kidney Foundation memperkirakan bahwa 90 persen orang dengan penyakit ginjal tidak mengetahuinya.

Penyakit ginjal mempengaruhi 37 juta orang di AS dan merupakan salah satu penyebab utama kematian di negara itu.

“Temuan kami menekankan pentingnya memperhatikan fungsi ginjal dan penyakit dalam merawat pasien yang memiliki COVID-19,” kata penulis senior Ziyad Al-Aly, asisten profesor kedokteran di Universitas Washington, Amerika Serikat, dikutip dari Futurity.

Ziyad Al-Aly menyarankan jika gangguan ginjal juga dimasukkan sebagai diagnosis kemungkinan komplikasi pada penyintas Covid-19

Selain bisa tidak terlambat dalam memberi pertolongan, menurutnya dengan hal tersebut bisa menjadi satu langkah pendataan untuk melacak seberapa mungkin kasus ini.

“Jika perawatan ginjal bukan merupakan bagian integral dari strategi perawatan pasca-akut Covid-19, maka kami akan kehilangan peluang untuk membantu ratusan ribu orang yang berpotensi tidak tahu bahwa fungsi ginjal mereka telah menurun karena virus ini," jelasnya.

"Ini di samping jutaan orang Amerika yang menderita penyakit ginjal yang tidak disebabkan oleh Covid-19.”

Baca juga: Bukan Komorbid, Ini Kelompok Paling Rentan Alami Long Covid seusai Isolasi Mandiri

Dalam temuannya, dia mengatakan bahkan orang yang mengalami gejala ringan juga memiliki risiko yang sama. 

Hanya saja, orang yang dirawat di ruang perawatan intensif memiliki risiko yang lebih tinggi.

Temuan ini bertepatan dengan lonjakan infeksi Covid-19 yang didominasi oleh varian delta.

Lebih dari 38 juta orang telah didiagnosis dengan virus sejak pandemi dimulai.

“Berdasarkan penelitian kami, kami percaya bahwa 510 ribu orang yang memiliki Covid-19 mungkin mengalami cedera atau penyakit ginjal,” kata Al-Aly.

Penelitian ini juga telah diterbitkan dalam Journal of American Society of Nephrology.

Studi mereka menganalisis catatan medis yang tidak teridentifikasi dalam database yang dikelola oleh jaminan kesehatan Departemen Urusan Veteran AS.

Para peneliti membuat kumpulan data terkontrol yang mencakup informasi kesehatan dari lebih dari 1,7 juta veteran sehat dan terinfeksi Covid dari 1 Maret 2020 hingga 15 Maret 2021.

Dari para veteran itu, 89.216 telah mengonfirmasi diagnosis Covid-19 dan berhasil melewati fase akut. fase (30 hari pertama penyakit).

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved