Breaking News:

Pembunuhan di Subang

Sebulan Kasus Pembunuhan di Subang, 1 Saksi Kunci Mengaku Kelelahan Jalani Pemeriksaan

Yoris (34), yang merupakan kerabat dekat korban dan menjadi saksi kunci kasus ini mengaku kelelahan menjalani pemeriksaan. 

TribunJabar.id/Dwiky M
Yoris (34), anak sulung sekaligus kakak dari korban pembunuhan ibu dan anak di Subang saat ditemui pada Jumat (17/9/2021). Dia mengaku kelelahan menjalani proses pemeriksaan yang berlarut. 

TRIBUNWOW.COM - Sebulan berlalu sejak kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat mulai diselidiki polisi. 

Yoris (34), yang merupakan kerabat dekat korban dan menjadi saksi kunci kasus ini mengaku kelelahan menjalani pemeriksaan. 

"Capek ya pasti, tapi itu sudah kewajiban saya. Saya kesampingkan itu demi keadilan dan supaya cepat terungkap juga," ucap Yoris, Jumat (17/9/2021), dikutip dari Tribun Jabar.

Baca juga: Keuangan Yayasan Jauh Membaik saat Diurus Tuti dan Amalia, Yoris Akui Sempat Beri Korban Hadiah

Baca juga: Viral Pengakuan Krisdayanti soal Gaji Anggota DPR, Ahmad Sahroni: Tidak Semua Masuk Kantong Anggota

Yoris, keluarga, kerbat dekat lain, bahkan warga sekitar berharap kasu ini segera terungkap dan dalang pembunuhan ibu dan anak tersebut segera terungkap.

Dia merupakan anak dari Tuti (55) dan kakak dari Amalia Mustika Ratu (23) yang merupakan korban pembunuhan di Subang

Jasadnya pertama kali ditemukan pada Rabu (18/8/2021), dan diduga mereka merupakan korban pembunuhan berencana. 

Perihal yayasan yang didirikan Yosep (55), ayah dari Yoris juga disangkutpautkan dan ikut didalami pihak kepolisian. 

Bahkan Yoris yang menjabat sebagai ketua yayasan berkali-kali dipanggil pihak kepolisian. 

Belum lama ini, dia tidak hadir dari agenda pemeriksaan dengan alasan sakit.

"Capek juga gak apa-apa, kemarin juga kan waktu itu sempat izin juga ke Ibu Kapolres Subang karena saya sempat drop dan kondisi saya sedang tidak sehat," katanya.

Yayasan Bina Prestasi Nasional memang diisi oleh kerabat dekat Yoris. 

Baca juga: Minta Tolong Lewat Medsos, Korban Pencabulan Ayah Kandung di Bolmong Dapat Ide dari Teman Online

Diketahui jika istri muda Yosef, korban yaitu Tuti dan Amalia, dan kerabat dekat lain ikut menjadi pimpinan di sana. 

Kini dikabarkan jika yayasan tersebut tengah vakum. 

"Belum, belum ada aktivitas apapun sementara istirahat dulu gak ada rencana untuk dibuka kembali," kata Yoris

"Kepala sekolahnya juga kan sempat jadi saksi, jadi untuk sementara ditutup dulu aja," katanya.

"Saya masih fokus, ya nanti lah kalau sudah selesai semua dari kasus ini, siswa-siswinya juga masih belajar di rumah."

Hal itu disampaikan Yoris ketika ditanya perihal aktivitas yayasan. 

Yoris juga sempat mengatakan jika posisi yang diduduki oleh Amalia merupakan posisi yang sebelumnya diduduki oleh istri muda Yosef

“Ada pergantian beberapa kali itu, pada tahun 2018 Amel lulus, nah itu baru Amel sama mamah, dalam hal pengelolaan itu berdua,” ungkap Yoris.

Di tahun 2018 Amalia menggantikan istri muda Yosef yang sebelumnya menduduki posisi tersebut. 

Yosef diketahui menikah lagi dan sejak itu jabatan bendahara diberikan kepada istri mudanya hingga digantikan oleh Amalia. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved