Virus Corona
Bisa Digunakan saat Isolasi Mandiri Covid-19, Kenali 6 Ramuan Herbal untuk Atasi Gejala Demam
Demam merupakan gejala Covid-19 yang paling umum, dan paling sering dilaporkan pasien Covid-19.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Demam merupakan gejala Covid-19 yang paling umum, dan paling sering dilaporkan pasien Covid-19.
Bukan hanya pada infeksi Covid-19, demam juga umum dialami jika mengalami serangan infeksi bakteri atau virus lainnya.
Ciri demam adalah suhu tubuh panas dan badan terasa tidak enak atau lesu ketika menjalani aktivitas.
Baca juga: Jangan Isolasi Mandiri Covid-19, Lansia Masih Rentan Sakit Parah meski Sudah Divaksin Lengkap
Baca juga: Berpotensi Cegah Badai Sitokin, Ini 11 Makanan Mengandung Probiotik untuk Isolasi Mandiri Covid-19
Dalam kasus infeksi, demam biasanya hilang dalam dua atau tiga hari.
Obat-obatan ringan seperti parachetamol, asam salisilat, ibuprofen, dan lain-lain, biasanya dianjurkan digunakan untuk mengobati demam ketika isolasi mandiri.
Tetapi, selain obat-obatan kimia, banyak ramuan herbal atau jamu yang biasa digunakan untuk mengatasi demam di Indonesia.
Dilansir dari situs Pemerintah Kota Mojokerto (mojokertokota.go.id), dijelaskan juga jika kandungan yang dimiliki dari obat trasidisional tidak kalah dengan obat-obatan kimia.
Selain itu toksisitasnya relatif lebih rendah dibanding obat-obatan kimia, sehingga relatif lebih aman.
Bahkan, obat herbal juga hampir tidak memiliki efek samping yang berarti kecuali digunakan dengan dosis yang sangat banyak dan secara terus-menerus dalam waktu panjang.
Baca juga: Bisa Cegah Badai Sitokin saat Isolasi Mandiri Covid-19, Kenali 5 Manfaat Probiotik bagi Kesehatan
Berikut beberapa ramuan herbal yang biasa digunakan di Indonesia untuk menurunkan demam:
1. Kunyit (Curcuma longa)
Kunyit memang sudah lama dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Kunyit memiliki kandungan minyak atsiri, kurkumin, turmeron dan zingiberen.
Kandungan tersebut bermanfaat sebagai antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi (anti-peradangan).
Hal itu yang dikaitkan dengan peningkatan sistem kekebalan tubuh dan bisa menurunkan demam.