Breaking News:

Virus Corona

Bisa Alami long Covid seusai Isolasi Mandiri, Masalah Paru-paru Berkepanjangan Tak Terjadi pada Anak

Anak-anak telah dikonfirmasi bisa mengalami long Covid, meski dengan risiko yang lebih rendah dibanding orang dewasa. 

Tayang:
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Ibu mengajarkan anak menggunakan masker. Meski bisa mengalami long Covid, Virus Corona dianggap tidak menyebabkan masalah paru-paru berkepanjangan pada anak. 

TRIBUNWOW.COM - Anak-anak telah dikonfirmasi bisa mengalami long Covid, meski dengan risiko yang lebih rendah dibanding orang dewasa. 

Tetapi, Ida Mogensen, MD, Staf Pengajar di Institut Karolinska di Stockholm, menyebut jika anak-anak tidak rentan mengalami masalah paru-paru jika terinfeksi Covid-19. 

Baca juga: Penurunan Kesadaran saat Isolasi Mandiri, Kenali Risiko Gejala Delirium pada Pasien Covid-19

Baca juga: Selain Terapi Penciuman, Coba 5 Herbal Ini untuk Mengatasi Anosmia saat Isolasi Mandiri Covid-19

“Pandemi Covid-19 telah menimbulkan pertanyaan tentang apakah dan bagaimana paru-paru terpengaruh setelah pembersihan infeksi Virus Corona, terutama pada orang muda dari populasi umum dengan penyakit yang tidak terlalu parah, sampai saat ini belum diketahui” ujarnya dikutip dari Healio.

Dia bersama timnya melakukan penelitian pada 661 peserta usia remaja dengan rata-rata, 22,6 tahun yang lahir dari 1994 hingga 1996 di Swedia.

Para peneliti menyimpulkan bahwa infeksi Covid-19 tidak berdampak negatif pada fungsi paru-paru pada populasi umum muda.

“Hasil ini meyakinkan bagi orang dewasa muda. Namun, kami akan terus menganalisis data dari lebih banyak orang. Secara khusus, kami ingin melihat lebih dekat pada penderita asma karena kelompok dalam penelitian ini cukup kecil,” kata Mogensen dalam rilisnya.

"Kami juga ingin tahu apakah lamanya waktu setelah infeksi itu penting, serta tingkat keparahan penyakit dan gejalanya."

Penelitian yang sama juga dilakukan pada anak-anak dan remaja. 

Anne Schlegtendal, MD, spesialis kedokteran pediatrik dan remaja dan pulmonologi pediatrik di Rumah Sakit Anak Universitas di Ruhr-University-Bochum di Bochum, Jerman, dan rekannya mengevaluasi 73 anak dan remaja berusia 5 hingga 18 tahun.

Baca juga: Serak atau Nyeri Telan saat Isolasi Mandiri Covid-19? Coba 8 Bahan Alami Pelega Tenggorokan Berikut

Evaluasi tesebut dilakukan dari Agustus 2020 hingga Maret 2021 untuk menilai efek jangka panjang pada penyintas Covid-19.

“Ada banyak bukti yang bervariasi tentang gejala yang bertahan setelah Covid-19 pada anak-anak,” kata Schlegtendal selama presentasinya.

Gejala utama anak-anak jika mengalami long Covid adalah kelelahan kronis.

Pada orang dewasa, penurunan fungsi paru merupakan salah satu penyebab penyintas Covid-19 mengalami long Covid. 

Pemulihan paru biasanya membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk kembali seperti sedia kala. 

“Pada orang dewasa, fungsi paru dapat menunjukkan penurunan nilai spirometri dan kapasitas difusi jangka panjang.”

Halaman 1/2
Tags:
Virus Coronaisolasi mandiriParu-paruCovid-19
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved