Virus Corona
Jadi Bahan Obat Herbal untuk Terapi Covid-19 di Vietnam, Kenali Manfaat Cengkeh bagi Kesehatan
Vietnam tengah mengembangkan obat herbal yang akan digunakan untuk terapi Covid-19.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Mohamad Yoenus
Studi menunjukkan bahwa senyawa bermanfaat dalam cengkeh dapat membantu meningkatkan kesehatan hati.
Satu penelitian pada hewan memberi makan tikus dengan campuran penyakit hati berlemak yang mengandung minyak cengkeh atau eugenol.
Hasilnya, dinyatakan jika eugenol bisa meningkatkan fungsi hati, mengurangi peradangan, dan mengurangi stres oksidatif
Itu juga diduga karena manfaat antioksidan yang dimiliki cengkeh, yang dapat membantu mencegah penyakit hati karena kemampuannya membantu mengurangi stres oksidatif.
3. Dapat membantu mengatur gula darah
Penelitian menunjukkan bahwa senyawa yang ditemukan dalam cengkeh dapat membantu menjaga gula darah tetap terkendali.
Penelitian laboraturium dan hewan menunjukkan efek ekstrak cengkeh dan nigericin, senyawa yang ditemukan dalam cengkeh, baik pada sel otot manusia maupun pada tikus dengan diabetes.
Cengkih dan nigericin ditemukan dapat meningkatkan penyerapan gula dari darah ke dalam sel, meningkatkan sekresi insulin, dan meningkatkan fungsi sel yang memproduksi insulin.
4. Dapat meningkatkan kesehatan tulang
Beberapa senyawa dalam cengkeh telah terbukti membantu menjaga massa tulang.
Misalnya, sebuah penelitian pada hewan menemukan bahwa ekstrak cengkeh tinggi eugenol dapat memperbaiki beberapa penanda osteoporosis dan meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang.
Cengkih juga kaya akan mangan, sebuah mineral yang berkaitan dengan pembentukan tulang dan sangat penting untuk kesehatan tulang.
5. Dapat mengurangi sakit maag
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa yang ditemukan dalam cengkeh dapat membantu mengobati sakit maag.
Dalam satu penelitian pada hewan, minyak esensial dari cengkeh terbukti meningkatkan produksi lendir lambung.
Lendir lambung berfungsi sebagai penghalang dan membantu mencegah erosi lapisan lambung dari asam pencernaan.
Pengurangan lapisan pelindung perut merupakan penyebab utama dalam sakit maag.
Ini biasanya disebabkan oleh faktor-faktor seperti stres, infeksi, dan genetika. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)
Baca Artikel Terkait Covid-19 Lainnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrassi-cengkeh.jpg)