Virus Corona
Hindari saat Isolasi Mandiri Covid-19, Kenali Kebiasaan yang Berdampak Buruk bagi Paru-paru
Pasien Covid-19 bisa mengalami kerusakan paru-paru bahkan ketika mereka tidak merasakannya atau pada pasien Covid-19 tanpa gejala.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
2. Tidak melakukan aktivitas fisik
Saat sedang melakukan gerakan, otot dan jaringan lain membutuhkan lebih banyak oksigen.
Itu berarti paru-paru harus bekerja sedikit lebih keras untuk memenuhi permintaan yang meningkat.
Seiring waktu, olahraga teratur membantu paru-paru menjadi lebih kuat, meningkatkan fungsinya secara keseluruhan.
Ditambah lagi, karena kita cenderung bernapas lebih dalam saat berolahraga, kapasitas paru-paru juga bisa ditingkatkan.
Bagi pasien isolasi mandiri, usahakan untuk tetap bergerak dan tidak terus-menerus rebahan atau duduk dalam waktu yang lama.
Selain untuk paru-paru, tetap melakukan aktivitas fisik juga berguna untuk kesehatan jantung dan menjaga pembuluh darah tetap sehat.
3. Mengonsumsi alkohol berlebihan
Dilansir dari Nigerian Bulletin, asupan alkohol yang berlebihan dalam satu waktu bisa melemahkan mekanisme pertahanan alami tubuh termasuk antibodi yang menangkis organisme menular.
Oleh karena itu, peminum berat memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi dada seperti TBC dan pneumonia.
Juga, asupan alkohol yang berlebihan membuat tubuh lebih cepat dehidrasi dan ini berdampak buruk pada fungsi paru-paru.
4. Kurang minum air putih
Hidrasi yang baik telah terbukti meningkatkan fungsi paru-paru dengan memberikan lendir saluran napas konsistensi lembut tipis yang membuatnya lebih efektif dalam melindungi paru-paru.
Para ahli merekomendasikan rata-rata 6-8 gelas air putih setiap hari untuk hidrasi yang baik.
5. Konsumsi lemak berlebih