Breaking News:

Virus Corona

Kasus Harian Covid-19 Catat Rekor Tertinggi hingga 11 Ribu, Israel Tetap Buka Sekolah Tatap Muka

Israel mencatatkan untuk jumlah kasus Covid-19 di negaranya mencapai titik tertingginya kemarin dan akan memberlakukan sekolah tatap muka

the straits times
PM Israel Naftali Bennett. Kasus Covid-19 di Israel masih tinggi, sekolah tatap muka direncanakan akan dimulai hari ini, Rabu (1/9/2021). 

TRIBUNWOW.COM – Israel mencatatkan untuk pertama kalinya jumlah kasus Covid-19 di negaranya mencapai titik tertingginya kemarin dan tetap memberlakukan sekolah tatap muka yang direncanakan akan dimulai hari ini, Rabu (1/9/2021).

Dilansir dari Times of Israel, dikonfirmasi adanya 83.470 kasus aktif dengan penambahan hampir 11 ribu kasus pada Selasa (31/8/2021).

Jumlah harian itu menjadi yang tertinggi selama pandemi melanda Israel dan melampaui rekor sebelumnya yang mencapai 10.118 kasus pada 18 Januari lalu.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat di Victoria Australia saat Penerapan Perpanjangan Lockdown

Baca juga: Dianggap Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Jepang Kecam Pengadaan Konser Namimonogatari2021

Kenaikan kasus ini diduga terjadi karena pandemi yang semakin memburuk di Israel dan tes Covid-19 massal yang digencarkan sepanjang Agustus.

Pemerintah telah memutuskan untuk menggunakan tes swab antigen secara luas.

Menteri Pendidikan Israel, Yifat Shasha-Biton mengadakan konferensi pers untuk berbicara dengan orang tua, siswa dan guru di negara itu sebelum dimulainya sekolah tatap muka pada Selasa (31/8/2021) malam.

“Saya menghargai upaya bersama yang memungkinkan kami mencapai tujuan kami untuk membuka tahun ajaran sekolah (tepat waktu),” kata Shasha-Bitton.

“Beberapa orang tua memiliki kekhawatiran dan saya tahu itu tidak mudah, tetapi kami memiliki kewajiban moral untuk membawa anak-anak kembali ke sekolah. Kami berutang kepada mereka,” tambahnya dalam sambutannya.

Namun, tidak menutup kemungkinan nantinya sekolah akan kembali ditutup kembali jika terjadi penyebaran virus Covid-19 seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: Sosok Naftali Bennett, PM Israel Baru Pengganti Benjamin Netanyahu, Dikenal Keras pada Palestina

Baca juga: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Digulingkan dari Jabatannya setelah 12 Tahun Berkuasa

“Hal-hal perlu ditangani secara tepat sasaran. Kami akan terus memantau apa yang terjadi di dunia pendidikan,” ungkap Shasha-Bitton.

Berdasarkan rencana Kementerian Pendidikan untuk membuka kembali sekolah di tengah pandemi, pusat penitipan anak, pra-sekolah dan kelas satu serta kelas dua akan mengadakan pembelajaran langsung lima hari seminggu di kota-kota dengan jumlah kasus yang tergolong rendah.

Perdana Menteri Naftali Bennett memutuskan bahwa di kota-kota yang memiliki tingkat infeksi tinggi dengan tingkat vaksinasi kurang dari 70 persen belum diperbolehkan melakukan sekolah tatap muka pada Senin (30/8/2021).

Kementerian Pendidikan memperkirakan bahwa sekitar 150 ribu siswa di kelas 8 hingga 12 akan melakukan pembelajaran jarak jauh karena berada di kota-kota infeksi tinggi.

Guru yang tidak divaksinasi akan diminta untuk melakukan tes Covid-19 sebanyak dua kali seminggu di beberapa tempat yang sudah ditentukan.

Pemerintah juga menetapkan mulai 30 September, vaksinasi akan dilakukan dua kali dan siswa yang belajar jarak jauh juga akan didorong untuk divaksinasi. (TribunWow.com)

Berita Virus Corona lain

Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved