Breaking News:

Terkini Internasional

Sosok Naftali Bennett, PM Israel Baru Pengganti Benjamin Netanyahu, Dikenal Keras pada Palestina

Naftali Bennet dikenal keras terhadap Palestina, bahkan sempat menyebut negara tersebut sebagai teroris yang harus dibunuh.

Editor: Lailatun Niqmah
the straits times
PM Israel Naftali Bennett. Naftali Bennet dikenal keras terhadap Palestina, bahkan sempat menyebut negara tersebut sebagai teroris yang harus dibunuh. 

TRIBUNWOW.COM – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu resmi lengser setelah 12 tahun menjabat.

Sosok penggantinya adalah tokoh sayap kanan Naftali Bennett. 

Bagi Palestina, terpilihnya Bennett sebagai PM baru Israel bukanlah kabar yang menggembirakan.

Pasalnya, ia dikenal keras terhadap Palestina, bahkan sempat menyebut negara tersebut sebagai teroris yang harus dibunuh.

Baca juga: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Digulingkan dari Jabatannya setelah 12 Tahun Berkuasa

Sosok Naftali Bennet

Bennet diketahui pernah mengisi bebeapa posisi kementerian di kabinetnya Benjamin Netanyahu.

Namun beberapa tahun belakangan, ia berseberangan dan membentuk koalisi baru bersama Yair Lapid.

Bennett dikenal sebagai politisi dengan retorika sayap kanan dan nasionalis relijius.

Sepanjang karier politik pria berusia 49 tahun ini, ia memberi dukungan bagi sayap kanan.

Dengan memimpin Partai Yamina, Bennett menyerukan Israel untuk menjadikan seluruh kawasan Tepi Barat sebagai daerah pendudukan.

Putra dari imigran Amerika ini tadinya sangat dekat dengan Netanyahu.

Saking dekatnya, ia menamai putra sulungnya dengan nama saudara Netanyahu, Yoni, yang tewas saat penyelamatan pesawat Israel yang dibajak di Bandaera Entebbe, Uganda, pada 1978.

Hubungan Bennett dengan mentornya, Netanyahu, memang tidak selalu mulus. Ia menjadi penasihat senior sebelum akhirnya memisahkan diri.

Seorang politisi hebat yang kental dengan kontroversi, Bennett sangat liberal dalam bidang ekonomi dan mengambil garis agresif terhadap Iran.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved