Breaking News:

Terkini Internasional

Sosok Naftali Bennett, PM Israel Baru Pengganti Benjamin Netanyahu, Dikenal Keras pada Palestina

Naftali Bennet dikenal keras terhadap Palestina, bahkan sempat menyebut negara tersebut sebagai teroris yang harus dibunuh.

Editor: Lailatun Niqmah
the straits times
PM Israel Naftali Bennett. Naftali Bennet dikenal keras terhadap Palestina, bahkan sempat menyebut negara tersebut sebagai teroris yang harus dibunuh. 

Dan pada tahun 1999, mendirikan perusahaan start-up  dan pindah ke New York.

Namun akhirnya ia menjual perusahaannya Cyota, kepada perusahaan keamanan AS, RSA, senilai 145 juta dolar AS pada 2005.

Baca juga: Israel dan Hamas Gencatan Senjata, 130 Truk Bantuan Pemerintah Mesir Bisa Tiba di Gaza Palestina

Pandangan dan Sikapnya terhadap Palestina

Sosok baru Israel'>Perdana Menteri Israel Naftali Bennett ini tidak terlalu menggembirakan Palestina.

Kehadiran Bennett diperkirakan akan merusak perundingan damai dan upaya menjadikan negara Palestina Merdeka.

Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mengatakan, pemerintah akan menjadi "ekstrem kanan" dan tidak berbeda dengan pemerintahan yang dipimpin oleh Netanyahu.

Bennett dikenal sebagai sosok dengan komentar keras dan pedas tentang Palestina.

Pada 2013, dia menyebut Palestina sebagai teroris.

“Teroris Palestina harus dibunuh, bukan dibebaskan,” katanya waktu itu.

Dia bahkan telah menimbulkan kontroversi dalam beberapa kesempatan.

Seperti pernyataannya bahwa Tepi Barat tidak sedang diduduki karena "tidak pernah ada negara Palestina di sini".

Ia juga mengatakan, “konflik Israel-Palestina tidak dapat diselesaikan tetapi harus dipertahankan.”

Ia pernah mengatakan, pembentukan negara Palestina sama dengan Israel bunuh diri.

Ia merujuk pada masalah keamanan Israel nantinya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved