Breaking News:

Virus Corona

Agar Tak Terpapar saat Ada yang Isolasi Mandiri di Rumah, Pahami Cara Penularan Covid-19

Pemerintah mengizinkan pasien Covid-19 yang bergejala ringan dan tanpa gejala untuk menjalani isolasi di rumah. 

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Atri Wahyu Mukti
KOMPAS.com/SUKOCO
Rumah pasien isolasi mandiri. Pemerintah mengizinkan pasien Covid-19 yang bergejala ringan dan tanpa gejala untuk menjalani isolasi di rumah.  

TRIBUNWOW.COM - Pemerintah mengizinkan pasien Covid-19 yang bergejala ringan dan tanpa gejala untuk menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah. 

Untuk mencegah paparan Covid-19, baik pasien maupun anggota keluarga perlu paham risiko penularan Covid-19 dan bagaimana cara menghindarinya. 

Dilansir dari situs Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diketahui jika Covid-19 rentan menular dari interaksi antar manusia terutama yang sudah terinfeksi Covid-19.

Baca juga: Jangan Ada Stigma, Lakukan Hal Berikut Jika Tetangga Positif Covid-19 atau Isolasi Mandiri di Rumah

Baca juga: Meski Tanpa Gejala, Ini Alasan Mengapa Sebaiknya Pasien Covid-19 Tidak Merokok saat Isolasi Mandiri

Dijelaskan jika virus dapat menyebar dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi melalui partikel cairan kecil atau droplet. 

Cairan tersebut biasanya akan tersebar ketika mereka batuk, bersin, berbicara, bernyanyi, atau bernapas.

Partikel-partikel yang lebih kecil atau aerosol juga disebutkan bisa menjadi alat penularan.

Bukti saat ini menunjukkan bahwa virus menyebar terutama di antara orang-orang yang melakukan kontak dekat satu sama lain, biasanya dalam jarak sekitar 1 meter.

Seseorang dapat terinfeksi ketika aerosol atau tetesan yang mengandung virus terhiru dan bersentuhan langsung dengan mata, hidung, atau mulut.

Orang juga dapat terinfeksi dengan menyentuh permukaan yang telah terkontaminasi virus saat menyentuh mata, hidung, atau mulut tanpa membersihkan tangan.

Jika terpaksa berada satu ruangan dengan pasien Covid-19, WHO mengingatkan jika virus ini juga dapat menyebar di lingkungan dalam ruangan yang berventilasi buruk.

Baca juga: Bukan Asal Bergizi, Ini yang Perlu Dikonsumsi dan Dibatasi saat Isolasi Mandiri Covid-19 Menurut WHO

Terlebih jika menghabiskan waktu yang cukup lama, ini karena aerosol tetap melayang di udara atau bergerak lebih jauh dari 1 meter (jarak jauh).

Penelitian lebih lanjut sedang berlangsung untuk lebih memahami penyebaran virus dan mana yang paling berisiko serta alasannya.

Penelitian juga sedang dilakukan untuk mempelajari varian virus yang muncul dan mengapa beberapa lebih mudah menular seperti varian Delta.

Data terbaru dari hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa orang yang terinfeksi tampak paling menular sebelum mereka mengalami gejala, teparnya dua hari sebelum munculnya gejala.

Kemudian, orang-orang yang menderita penyakit parah diduga dapat menular lebih lama.

Halaman
123
Tags:
Virus CoronaCovid-19Pandemiisolasi mandiripenyakit menular
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved