Virus Corona
Jaga Kesehatan Paru-paru saat Terinfeksi Covid-19, Coba 10 Makanan Ini saat Isolasi Mandiri
Beberapa jenis makanan diyakini berkhasiat untuk menjaga kesehatan paru-paru.
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Mohamad Yoenus
Kubis merah adalah kaya akan kandungan anthocyanin.
Asupan antosianin telah dikaitkan dengan penurunan penurunan fungsi paru-paru.
Hal itu juga yang disebut membuat kubis berwarna merah.
Terlebih lagi, kubis sebagai sayuran juga tinggi serat.
Studi menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak serat memiliki fungsi paru-paru yang lebih baik daripada mereka yang mengonsumsi serat dalam jumlah rendah
8. Tiram
Tiram sarat dengan nutrisi yang penting untuk kesehatan paru-paru, termasuk zinc, selenium, vitamin B, dan tembaga.
Studi menunjukkan bahwa orang dengan kadar selenium dan tembaga dalam darah yang lebih tinggi memiliki fungsi paru-paru yang lebih besar, dibandingkan dengan orang pada umumnya.
Selain itu, tiram merupakan sumber vitamin B dan seng yang sangat baik, nutrisi yang sangat penting bagi orang yang merokok.
Merokok menghabiskan vitamin B tertentu, termasuk vitamin B12, yang terkonsentrasi dalam tiram.
Terlebih lagi, penelitian menunjukkan bahwa asupan seng yang lebih tinggi dapat membantu melindungi perokok dari pengembangan PPOK.
9. Yoghurt
Yogurt merupakan jenis probidotik yang kaya akan kalsium, potasium, fosfor, dan selenium.
Menurut penelitian, nutrisi ini dapat membantu meningkatkan fungsi paru-paru dan melindungi dari risiko COPD.
Sebuah penelitian pada orang dewasa Jepang menemukan bahwa asupan kalsium, fosfor, kalium, dan selenium yang lebih tinggi berhubungan dengan peningkatan fungsi paru-paru.
Mereka yang memiliki asupan kalsium tertinggi memiliki penurunan risiko PPOK sebesar 35 persen.
10. Edamame
Kacang edamame mengandung senyawa yang disebut isoflavon.
Mengkonsumsi edamame secara rutin dengan kandungan isoflavonnya telah dikaitkan dengan penurunan risiko berbagai penyakit, termasuk PPOK.
Sebuah penelitian pada 618 orang dewasa Jepang menemukan bahwa orang dengan PPOK memiliki asupan isoflavon makanan yang jauh lebih rendah, dibandingkan dengan kelompok kontrol yang sehat.
Terlebih lagi, asupan isoflavon secara signifikan dikaitkan dengan fungsi paru-paru yang lebih baik dan mengurangi sesak napas. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)