Breaking News:

Virus Corona

Selain Tingkatkan Imun Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri, Ini 9 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan

Kunyit memiliki banyak manfaat untuk kesehatan terutama dalam meningkatkan sistem imun di dalam tubuh. 

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Tiffany Marantika Dewi
ISTIMEWA
kunyit 

Protein BDNF berperan dalam memori dan pembelajaran, dan dapat ditemukan di area otak yang bertanggung jawab untuk makan, minum, dan berat badan.

Banyak gangguan otak umum telah dikaitkan dengan penurunan kadar protein BDNF, termasuk depresi dan penyakit Alzheimer.

Menariknya, penelitian pada hewan telah menemukan bahwa kurkumin dapat meningkatkan kadar BDNF otak (17, 18).

Dengan melakukan ini, mungkin efektif dalam menunda atau bahkan membalikkan banyak penyakit otak dan penurunan fungsi otak yang berkaitan dengan usia.

Namun, karena penelitian ini dilakukan pada hewan, sulit untuk menyimpulkan dengan pasti bahwa pada manusia akan mendapat hasil yang sama.

Senyawa kurkumin juga dapat membantu meningkatkan memori dan perhatian, yang tampaknya logis mengingat efeknya pada tingkat BDNF. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi hal ini.

5. Menurunkan risiko penyakit jantung

Penyakit jantung adalah penyebab kematian nomor satu di dunia.

Para peneliti telah mempelajarinya selama beberapa dekade dan belajar banyak tentang mengapa hal itu terjadi.

Penyakit jantung memang sangat rumit karena berbagai hal bisa berpengaruh dan menjadi penyebab.

Senyawa kurkumin di dalam kunyit dapat membantu membalikkan banyak langkah dalam proses penyakit jantung.

Hal itu bekerja dengan cara meningkatkan fungsi endotelium, lapisan pembuluh darah.

Disfungsi endotel adalah pendorong utama penyakit jantung.

Ini adalah saat endotelium di dalam tubuh tidak dapat mengatur tekanan darah, pembekuan darah, dan berbagai faktor lainnya.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kurkumin dapat meningkatkan kesehatan jantung.

6. Membantu mencegah kanker

Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak terkendali.

Ada banyak bentuk kanker yang berbeda yang tampaknya dipengaruhi oleh suplemen kurkumin.

Kurkumin telah dipelajari sebagai ramuan bermanfaat dalam pengobatan kanker dan telah ditemukan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan kanker.

Penelitian telah menunjukkan bahwa itu bisa:

1. Berkontribusi pada kematian sel kanker,

2. Mengurangi angiogenesis (pertumbuhan pembuluh darah baru pada tumor)

3. Mengurangi metastasis (penyebaran kanker)

7. Membantu mengobati radang sendi

Pasien radang sendi merespon dengan baik suplemen kurkumin.

Arthritis adalah masalah umum di banyak tempat terutama di negara-negara barat.

Ada beberapa jenis radang sendi, yang sebagian besar melibatkan peradangan pada persendian.

Mengingat bahwa kurkumin adalah senyawa anti-inflamasi yang kuat, masuk akal bahwa itu dapat membantu radang sendi. 

Dalam sebuah penelitian pada orang dengan rheumatoid arthritis, kurkumin bahkan lebih efektif daripada obat anti-inflamasi.

Diharapkan penelitian lain melihat efek kurkumin pada radang sendi dan mencatat perbaikan dalam berbagai gejala.

8. Berguna untuk melawan depresi

Kandungan kurkumin di dalam kunyit telah menunjukkan beberapa harapan dalam mengobati depresi.

Dalam uji coba terkontrol, 60 orang dengan depresi diacak menjadi tiga kelompok.

Satu kelompok mengonsumsi Prozac, kelompok lain mengonsumsi 1 gram kurkumin, dan kelompok ketiga mengonsumsi Prozac dan kurkumin.

Setelah 6 minggu, kurkumin telah menghasilkan perbaikan yang serupa dengan Prozac.

Kelompok yang menggunakan Prozac dan curcumin bernasib lebih baik dibanding hanya mengkonsumsi salah satu.

Menurut penelitian kecil ini, kurkumin sama efektifnya dengan antidepresan.

Depresi juga terkait dengan penurunan kadar BDNF dan hipokampus yang menyusut, area otak yang berperan dalam pembelajaran dan memori.

Selain itu, kurkumin yang dapat membantu meningkatkan kadar BDNF, berpotensi membalikkan beberapa perubahan terkait depresi. 

Ada juga beberapa bukti bahwa kurkumin dapat meningkatkan neurotransmiter otak serotonin dan dopamin.

9. Membantu menunda penuaan dan melawan penyakit kronis terkait usia

Jika kurkumin benar-benar dapat membantu mencegah penyakit jantung, kanker, dan alzheimer, mungkin memiliki manfaat untuk umur panjang juga.

Ini menunjukkan bahwa kurkumin mungkin memiliki potensi sebagai suplemen anti-penuaan.

Mengingat bahwa oksidasi dan peradangan diyakini berperan dalam penuaan, kurkumin mungkin memiliki efek yang lebih dari sekadar mencegah penyakit. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)

Baca Artikel Terkait Isolasi Mandiri Lainnya

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Covid-19Kunyitisolasi mandiriVirus CoronaKankerKurkumin
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved