Breaking News:

Terkini Daerah

Dihina Miskin saat Mau Utang, Pria di Sintang Bunuh Pasangan Suami Istri dan Cucu Korbannya

Sakit hati dihina saat mau utang, seorang pria tega membunuh pasangan suami istri dan cucu korban yang masih berusia 5 tahun.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Pelaku pembunhan terhadap warga Desa Solam Raya, Kecamatan Sungai Tebelian Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, akhirnya terungkap. Kerja keras Satreskrim Polres Sintang dalam 2x24 jam membuahkan hasil. Pelaku berinisial RN berhasil dibekuk. Pada Kamis malam, sekitar pukul 22.00 wib. Pria berusia 27 tahun itu diamankan di rumahnya, Dusun Laman Natai, Desa Solam Raya. 

TRIBUNWOW.COM - Aksi bengis dilakukan oleh, RN (27), seorang pria yang tega menghabisi tiga orang sekaligus karena rasa sakit hati.

Tiga korban yang terdiri dari pasangan suami istri dan cucu, dibunuh oleh pelaku lantaran korban pernah menyinggung perasaan pelaku.

Kejadian ini diketahui terjadi di Desa Solam Raya, Kecamatan Sungai tebelian, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Selasa (2/8/2021).

Seorang cucu, nenek dan kakeknya ditemukan meninggal tidak wajar dan jasad ketiganya ditemukan di kebun sawit, Dusun Laman Natai, Desa Solam Raya, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Kamis 5 Agustus 2021.
Seorang cucu, nenek dan kakeknya ditemukan meninggal tidak wajar dan jasad ketiganya ditemukan di kebun sawit, Dusun Laman Natai, Desa Solam Raya, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Kamis 5 Agustus 2021. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/AGUS PUJIANTO)

Baca juga: Gegara Tak Jawab Telepon, Janda 2 Anak Dibunuh Pacarnya: Sudah Cukup Sakit Hati Saya

Baca juga: Pasien Isolasi Minta Makanan Ekstrem Sengsu, Ganjar Terdiam: Tak Tutuk Lho

Dikutip TribunWow.com dari TribunSintang.com, ketiga korban tersebut adalah Turyati (46), Sugiyono (52), dan AF (5).

Ketiga jasad korban ditemukan di sebuah lahan perkebunan sawit di lokasi yang berbeda-beda.

RN diketahui baru berhasil dibekuk di kediamannya, di Dusun Laman Natai, Desa Solam Raya, pada Kamis (5/8/2021) malam.

"Pelaku kita amankan kemarin malam. Pelaku sudah mengakui memang melakukan itu (pembunuhan)," kata Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Hoerrudin, Jumat (6/8/2021).

Semua berawal ketika RN hendak meminjam uang Turyati sebesar Rp 5 juta pada Senin (2/8/2021).

Namun pada saat itu Turyati sempat enggan meminjamkan pelaku uang dan mengucapkan perkataan yang menyinggung perasaan pelaku.

"Pelaku merasa sakit hati dan dendam dengan perkataan korban. Saat pelaku meminjam uang, korban mengatakan, 'Kau ini bah orang miskin, nanti balikin gimana, tanah tidak punya. Punya uang kalau lele laku'," kata AKP Hoerrudin menirukan perkataan korban ke pelaku saat itu.

Lalu pada Selasa (3/8/2021), korban Sugiyono bersama cucunya AF mendatangi rumah RN.

Mereka datang dengan tujuan mau membantu RN supaya dipinjami uang oleh Turyati.

Saat itu RN sempat meminjam uang sebesar Rp 200 ribu kepada korban Sugiyono lalu minta diantar ke rumah mantri.

Ketika berangkat, pelaku sudah bersiap-siap, ia menyelipkan parang ke celananya sebelum pergi tanpa sepengetahuan korban.

Sesampainya di rumah mantri, kondisi rumah tertutup hingga akhirnya RN minta diantar lagi ke rumah adik iparnya.

Di tengah perjalanan, tepatnya di sekitar lahan sawit blok 4 ZZAB, pelaku langsung menghabisi korban Sugiyono dan AF.

Selanjutnya, RN mengambil motor korban dan berangkat menghampiri Turyati.

Ia lalu menipu Turyati bahwa AF sedang menangis dan minta untuk dijemput.

"Kemudian RN membawa Turyati berkeliling terlebih dahulu dan membawa ke blok 4 ZZAB dan menghabisi nyawa Turyati dengan parangnya," ujar AKP Hoerrudin.

Baca juga: Viral Wanita Ngaku Dirampok Rp 100 Juta, Korban Tak Langsung Lapor karena Ogah Repot

Jasad Ditemukan di Hari yang Berbeda

Dikutip dari Kompas.com, jasad korban ditemukan oleh warga dalam rentang waktu dua hari berturut-turut.

Kepala Kepolisian Resor Sintang AKBP Ventie Bernard Musak melalui Kepala Subbagian Humas Iptu Hariyanto mengatakan, jasad para korban ditemukan dalam kondisi penuh luka sabetan senjata tajam.

Dia menyampaikan, jenazah yang pertama kali ditemukan adalah Turyati. Warga menemukannya pada Rabu (4/8/2021).

“Terdapat luka akibat benda tajam di bagian kepala, leher dan tangan,” ujarnya, Kamis (5/8/2021).

Pada Kamis pagi, warga kembali menemukan mayat. Kali ini adalah jasad Sugiyono dan AF.

Lokasi jasad korban pertama dan korban kedua serta ketiga ditemukan dalam lokasi yang berbeda namun jaraknya tidak terpaut jauh. (TribunWow.com/Anung)

Artikel ini diolah dari TribunPontianak.co.id dengan judul TERUNGKAP Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Solam Raya Sintang dan Kompas.com dengan judul "3 Mayat Ditemukan di Kebun Sawit dalam 2 Hari, Korban Merupakan Satu Keluarga"

Berita lain terkait

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Pembunuhan BerantaiSintangKasus PembunuhanKalimantan BaratPembunuhan Satu Keluarga
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved