Breaking News:

Terkini Nasional

Persoalkan Cat Baru Pesawat Kepresidenan RI, Demokrat: Bukan Fokus Pandemi, Ini yang Ketahuan Saja

Politisi Partai Demokrat mengkritik wajah baru pesawat kepresidenan RI yang dicat merah dan menghabiskan dana Rp 2 miliar.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube tvOnenews
Politisi Partai Demoktrat Herzaky Mahendra Putra mengkritik pergantian cat pesawat kepresidenan RI, Rabu (4/8/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Juru Bicara DPP Partai Demoktrat Herzaky Mahendra Putra mempersoalkan wajah baru pesawat kepresidenan RI yang dicat ulang di saat pandemi Covid-19.

Herzaky Mahendra Putra menegaskan hal itu semestinya tidak perlu dilakukan pemerintah.

Mengingat, pemerintah Indonesia semestinya fokus pada penanganan pandemi.

Pesawat Kepresidenan RI, Boeing 737-8U3, berganti warna menjadi merah, Selasa (3/8/2021).
Pesawat Kepresidenan RI, Boeing 737-8U3, berganti warna menjadi merah, Selasa (3/8/2021). (Kompas.com/JET PHOTOS/Abdiel Ivan Rivandi)

Baca juga: Pasien Covid-19 Dianjurkan Rontgen Dada dan Tes Darah seusai Isolasi Mandiri, Simak Penjelasannya

Pendapat Herzaky tersebut tak jauh berbeda dengan kader Partai Demokrat yang lain, seperti Andi Arief di twitter.

Menurut Herzaky, anggaran pesawat semestinya lebih baik digunakan untuk kepentingan yang lain menyangkut penanganan pandemi.

"Pemerintah itu kan anggarannya terbatas, utangnya fantastis. Daripada cat pesawat yang miliaran itu kan bisa buat oksigen, vaksin gratis, dan insentif buat nakes," kata Herzaky dikutip TribunWow.com dari YouTube tvonenews, Kamis (5/8/2021).

"Jangan kemudian sibuk buat proyek-proyek yang tidak ada kaitannya dengan penanganan pandemi saat ini," tambahnya.

Sebelumnya, pemerintah telah mengkonfirmasi bahwa biaya perawatan pesawaat itu sudah dianggarkan sejak 2019.

Namun, politisi Partai Demokrat tersebut tetap mencibir bahwa pemerintah semestinya punya skala prioritas.

Baca juga: Benarkah Pasien Covid-19 akan Meninggal jika Dibawa ke RS? Ini Jawaban dr Tirta

Baca juga: Viral Pernikahan Virtual di Yogyakarta karena Pengantin Pria Kena Covid-19, Begini Ijab Kabulnya

"Lupa ya kalau sejak pandemi 2020 ada yang namanya UU No. 2 tahun 2020 di mana semua anggaran bisa direalokasi dan refocusing oleh pemerintah," ujar Herzaky.

"Apalagi situasinya jauh lebih darurat dari setahun yang lalu terkait pandemi ini."

Menurutnya, proyek perawatan pesawat yang menghabiskan dana Rp 2 miliar itu membuktikan bahwa pemerintah tidak fokus.

Apalagi, itu baru satu saja proyek kecil yang diketahui publik dan menjadi sortan.

"Kekhawatiran kami, sebenarnya punya fokus nggak sih pemerintah saat ini? Bukan fokus pada pandemi tapi malah mohon maaf nih, ini kan salah satu proyek yang ketahuan saja," kata Herzaky.

Baca juga: 6 Herbal Bantu Redakan Nyeri Sendi, Bisa Digunakan Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri

Ali Ngabalin: Ada Masalah dengan Warna?

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
PesawatJokowiPartai DemokratCovid-19Herzaky Mahendra PutraAndi Arief
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved