Virus Corona
Bantu Atasi Peradangan, Pasien Covid-19 Bisa Coba 10 Makanan Antiinflamasi Ini saat Isolasi Mandiri
Pasien Covid-19 dimungkinkan akan mengalami peradangan sebagai gejala awal ketika terinfeksi Covid-19
Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Tubuh memproduksi sel pembunuh alami (sel NK), yang membantu menjaga sistem kekebalan berfungsi dengan baik.
Dalam satu penelitian pada pria, mereka yang mengonsumsi blueberry setiap hari menghasilkan lebih banyak sel NK secara signifikan daripada mereka yang tidak.
Baca juga: Anosmia Jadi Pertanda Pasien Covid-19 hanya akan Alami Gejala Ringan? Ini Penjelasannya
Baca juga: Sering Diabaikan, Spons Cuci Piring Bisa Jadi Sarang Virus jika Ada Pasien Covid-19 yang Isoman
2. Ikan berlemak
Ikan berlemak adalah sumber protein dan asam lemak omega-3 rantai panjang EPA dan DHA.
Beberapa jenis ikan berlemak yang dimaksud adalah ikan salmon, ikan sarden, ikan haring, ikan kembung, dan teri.
EPA dan DHA mengurangi peradangan yang dapat menyebabkan sindrom metabolik, penyakit jantung, diabetes, dan penyakit ginjal.
Tubuh dapat memetabolisme asam lemak ini menjadi senyawa yang disebut resolvin dan pelindung, yang memiliki efek anti-inflamasi.
3. Brokoli
Brokoli telah dikenal sebagai sayuran yang sangat bergizi.
Ini adalah sayuran silangan, bersama dengan kembang kol, kubis Brussel, dan kangkung.
Penelitian telah menunjukkan bahwa makan banyak sayuran silangan dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan kanker.
Ini mungkin terkait dengan efek anti-inflamasi dari antioksidan yang dikandungnya.
Brokoli kaya akan sulforaphane, antioksidan yang melawan peradangan dengan mengurangi kadar sitokin dan NF-kB, yang mendorong peradangan.
4. Alpukat
Alpukat memiliki kandungan potasium, magnesium, serat, dan lemak tak jenuh tunggal yang menyehatkan jantung.