Breaking News:

Virus Corona

Pembekuan Darah Bisa Terjadi pada Pasien atau Penyintas Covid-19, Kenali Cara Mencegahnya

Pasien Covid-19 bahkan untuk yang telah selesai isolasi mandiri atau dinyatakan sembuh dari Covid-19 memiliki risiko mengalami pembekuan darah. 

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Grid.id/Hanna Vivaldi
Ilustrasi pembulu darah. Pembekuan Darah Bisa Terjadi Pada Pasien atau Penyintas Covid-19, Kenali Cara Mencegahnya 

TRIBUNWOW.COM - Pasien Covid-19 ataupun bahkan mereka yang telah selesai isolasi mandiri atau dinyatakan sembuh masih memiliki risiko mengalami pembekuan darah. 

Kebanyakan, pasien yang mengalami pembekuan darah adalah pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit, tetapi orang tanpa gejala yang menjalani isolasi mandiri juga masih memiliki risiko terhadap pembekuan darah. 

“Kami melihat tingkat pembekuan darah yang lebih tinggi pada pasien yang dirawat di rumah sakit dengan COVID-19,” kata ahli paru Wayne Tsuang, MD, Dikutip dari Cleveland Clinic.

"Tapi belum jelas seberapa umum gumpalan pada orang dengan gejala ringan yang ada di rumah."

Baca juga: Mendadak Pusing Bisa Jadi Tanda Awal Terinfeksi Covid-19, Harus Kenali Gejalanya Lebih Jauh

Baca juga: Perbedaan Gejala Awal Infeksi Covid-19 pada Seseorang Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin

Pembekuan darah pada pasien Covid-19 bisa memicu permasalahan kesehatan yang serius seperti stroke dan serangan jantung. 

Kini para ilmuwan berusaha keras untuk mempelajari lebih lanjut tentang mengapa pembekuan terjadi pada pasien virus corona dan siapa yang paling rentan.

Tetapi pembekuan darah yang terjadi pada pasien Covid-19 dinilai memiliki hubungan dengan infeksi Covid-19.

Selain itu pembekuan darah juga mungkin disebabkan karena lamanya seseorang berada di rumah sakit.

“Ketika Anda berada di rumah sakit, Anda tidak bangun dan bergerak, jadi darah mengalir lebih lambat melalui kaki. Itu membuat gumpalan lebih mungkin terbentuk.” jelasnya.

Untuk mengurangi risiko pembekuan darah pada pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit sebenarnya telah dilakukan beberapa cara. 

Cara itu juga tergantung risiko dan keparahan pasien Covid-19, biasanya pasien yang dirawat di rumah sakit akan diberi obat pengencer darah.

Obat pengencer darah sangat membantu dalam menurunkan risiko pembekuan darah.

Namun mereka juga meningkatkan risiko pendarahan, sehingga mereka tidak selalu menjadi pilihan bagi pasien berisiko tinggi.

Dia juga menyampaikan bahwa ada risiko pasien dengan gejala ringan mengalami pembekuan darah. 

Tetapi belum ada data yang cukup untuk menjelaskan lebih detail. 

Baca juga: Alami Sesak Napas saat Isolasi Mandiri karena Covid-19? Kenali Tanda-tanda Bahaya Ini

Halaman 1/2
Tags:
Virus CoronaCovid-19isolasi mandiriPembekuan darahWayne Tsuang
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved