Breaking News:

Virus Corona

Ketua Tim Uji Klinis Nasional Vaksin Covid-19 Benarkan Antibodi Sinovac Menurun setelah 6 Bulan

Antibodi vaksin Covid-19 jenis Sinovac disebut akan menurun setelah enam bulan sejak penyuntikan dosis kedua.

TRIBUNNEWS/BIRO PERS/MUCHLIS Jr
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac tiba di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung, Senin (7/12/2020). Ketua Tim Uji Klinis Nasional Vaksin Covid-19 Benarkan Antibodi Sinovac Menurun setelah 6 Bulan 

Sedangkan sperti yang diketahui, vaksin Sinovac merupakan jenis vaksin yang sudah banyak disuntikkan di Indonesia.

Lantas bagaimana cara menyikapinya?

Baca juga: Jangan Percaya, Ini Deretan Hoax Cara Sembuh dari Covid-19, Termasuk Berkumur Air Garam

Baca juga: Bagi Penyintas, Kapan Waktu yang Tepat untuk Melakukan Vaksinasi Covid-19?

Hal itu merupakan hasil penelitian di China dan sudah dibenarkan oleh Ketua Tim Uji Klinis Nasional Vaksin Covid-19 Kusnandi Rusmil.

"Benar," ujar Kusnandi saat dihubungi Kompas.com, Kamis (29/7/202).

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi juga mengatakan hal yang sama.

"Iyaa menurun bisa saja seperti vaksin Influenza," kata Nadia.

Meski begitu, menurut Kusnandi, setiap orang yang sudah melakukan vaksin Covid-19 Sinovac dua dosis sudah memiliki antibodi yang tinggi untuk melawan virus corona.

"Tapi setiap orang yang sudah divaksin akan membentuk antibodi yang tinggi bila kontak dengan virus Covid," katanya.

Selain itu, menurut Nadia efikasi vaksin Covid-19 Sinovac juga masih cukup untuk penanganan virus corona.

Sehingga, menurut Kusnandi masyarakat yang sudah mendapat vaksin Covid-19 Sinovac dua dosis saat ini belum perlu mendapatkan booster atau vaksinasi dosis ketiga.

Baca juga: Jangan Berlebihan Konsumsi Vitamin D, Bukan Bantu Pencegahan Covid-19 malah Bisa Jadi Racun

Baca juga: Pasien Covid-19 yang Tak Boleh Isolasi Mandiri, Wiku: Komorbid, Bergejala dan Berusia 45 Tahun

Booster, kata Kusnandi, cukup diberikan kepada tenaga kesehatan yang merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19

"Untuk masyarakat belum perlu booster. Nakes saja, karena perlu cepat untuk penyuntikan vaksin ke masyarakat," jelas Kusnandi.

Indonesia sudah memulai vaksin dosis ketiga

Kementerian Kesehatan dalam Instagram resminya menyatakan bahwa Indonesia sudah memulai vaksinasi ketiga bagi tenaga kesehatan pada 16 Juli 2021.

Penyuntikan vaksinasi dimulai di RSCM dengan diikuti sebanyak 50 Guru Besar FKUI dan sejumlah dokter.

Adapun jenis vaksin dosis ketiga yang diberikan kepada nakes adalah vaksin Covid-19 Moderna yang memiliki efikasi lebih tinggi yaitu 94,1 persen dibandingkan Sinovac hanya 65,3 persen.

Sejauh pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga, dilaporkan tidak ada efek samping serius yang ditimbulkan.

Para tenaga kesehatan vaksinasi juga mengaku tidak merasakan gejala maupun reaksi yang signifikan.

Pemerintah menyediakan sebanyak 1,4 juta dosis vaksin Moderna untuk vaksinasi ketiga bagi nakes. (Kompas.com)

Baca Artikel Terkait Covid-19 Lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ahli Sebut Masyarakat Belum Perlu Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga, Nakes Saja

Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved